Alaku

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Bahas Posisi Media dan Pemotongan Anggaran Iklan Pemerintah di Forum SPS

WaliKota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat menggelar Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor perumahan, khususnya kawasan Perumnas di Kota Bengkulu, di Ruang Rapat Hidayah I, Bentiring, Senin (14/7/2025) (Foto: Awang Konaevi/repoeblik.com)

Dedy juga menegaskan bahwa di Kota Bengkulu, media mainstream masih dibutuhkan oleh pemerintah untuk menyampaikan informasi secara akurat dan independen. Dedy mengutip pernyataan Dahlan Iskan yang menyebutkan bahwa media harus pro terhadap pembangunan dan bermitra dengan pemerintah untuk menciptakan simbiosis mutualisme.

Efisiensi Anggaran Pemerintah dan Dampaknya pada Media

Terkait dengan pemotongan anggaran belanja iklan media, Dedy menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat. Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan untuk melakukan efisiensi anggaran, termasuk anggaran untuk media massa. Dedy mengakui bahwa keputusan ini berdampak pada belanja iklan pemerintah di media.

“Presiden kita memang melakukan efisiensi anggaran, mau tak mau berdampak juga kepada efisiensi anggaran belanja iklan media. Namun selaku Walikota di Bengkulu, saya tetap berkomitmen untuk menjaga kerjasama antara pemerintah dan media dengan prinsip kemitraan,” tambahnya.

1 2 3

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan