Alaku

Wali Kota Bengkulu Ancam Sanksi Parkir Nakal dan Pedagang Nakal Selama Festival Tabut

Bapenda Kota Bengkulu Tertibkan Jukir Liar, Tiga Titik Parkir Ilegal Diamankan

Bengkulu – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan peringatan keras kepada juru parkir dan pedagang yang beraktivitas selama Festival Tabut 2026. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi praktik pungutan parkir di luar ketentuan maupun pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar kepada pengunjung.

Penegasan tersebut disampaikan Dedy sebagai upaya menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang datang ke Kota Bengkulu untuk menikmati salah satu agenda budaya terbesar di daerah itu.

“Maka saya tidak mau dengar yang pertama, parkir di atas ketentuan. Kemudian yang kedua, ada pedagang yang menjual di atas harga yang wajar. Yang ketiga, tolong kita jadilah tuan rumah yang baik,” tegas Dedy, Senin (22/6/2026).

Menurut Dedy, Festival Tabut bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Banyaknya wisatawan yang datang diharapkan mampu meningkatkan okupansi hotel, mendorong transaksi perdagangan, hingga memperluas promosi produk lokal.

“Kita ingin Bengkulu ini dikunjungi orang, didatangi orang. Kalau orang banyak datang ke Bengkulu, mereka menginap, mereka berbelanja, mereka bertransaksi dagang, itu juga untuk Kota Bengkulu,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa manfaat ekonomi tersebut dapat hilang apabila masyarakat dan pelaku usaha justru memberikan pengalaman buruk kepada para wisatawan. Praktik tarif parkir yang melampaui aturan, harga dagangan yang tidak wajar, hingga pelayanan yang kurang baik dinilai dapat merusak citra Kota Bengkulu sebagai destinasi wisata.

“Tapi kalau kita ogah-ogahan, jual mahal, kemudian tempatnya enggak baik, ya itu enggak masuk. Dan itu nanti akan kita berikan sanksi,” tegasnya.

Untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi, Pemerintah Kota Bengkulu bersama instansi terkait akan meningkatkan pengawasan selama pelaksanaan Festival Tabut 2026. Langkah ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, nyaman, serta mampu memberikan kesan positif bagi setiap pengunjung yang datang ke Kota Bengkulu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan