UMB Kukuhkan 455 Lulusan, Mahasiswa Internasional Jadi Sorotan Wisuda 2026
Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengukuhkan sebanyak 455 lulusan program sarjana, profesi Ners, dan Pascasarjana pada prosesi wisuda periode Mei 2026 yang digelar di Bengkulu, Sabtu (23/5/2026)(foto:mahmud)

UMB Kukuhkan 455 Lulusan, Mahasiswa Internasional Jadi Sorotan Wisuda 2026

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) mengukuhkan sebanyak 455 lulusan program sarjana, profesi Ners, dan Pascasarjana pada prosesi wisuda periode Mei 2026 yang digelar di Bengkulu, Sabtu (23/5/2026). Selain capaian akademik para wisudawan, kehadiran mahasiswa internasional aktif di lingkungan kampus turut menjadi perhatian dalam momentum tersebut.

Rektor UMB Dr. Susiyanto menyampaikan para lulusan diharapkan tidak hanya mengejar pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu membangun karakter, integritas, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Menjadi lulusan UMB tidak sekadar mengantongi ijazah dan memperoleh pekerjaan, tetapi juga harus menjadi pribadi yang berkarakter dan berdampak bagi lingkungan sosial,” ujar Susiyanto.

Dari total 455 lulusan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 109 lulusan. Disusul Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 92 lulusan, Fakultas Teknik 60 lulusan, Fakultas Hukum 54 lulusan, FISIP 43 lulusan, Fakultas Pertanian dan Peternakan 41 lulusan, Fakultas Agama Islam 37 lulusan, serta Fakultas Ilmu Kesehatan 29 lulusan.

UMB mencatat rata-rata indeks prestasi kumulatif lulusan mencapai 3,52 dengan rata-rata masa studi program sarjana selama 3 tahun 11 bulan 13 hari.

Sementara itu, program Pascasarjana rata-rata diselesaikan dalam waktu 1 tahun 10 bulan 6 hari, sedangkan profesi Ners ditempuh rata-rata selama 1 tahun 11 bulan 18 hari.

Pada kategori lulusan terbaik program sarjana, Wike Selvia Fauzi dari Program Studi Ilmu Komunikasi meraih predikat terbaik pertama dengan IPK sempurna 4,00. Posisi kedua ditempati Salsa Nabila Putri dengan IPK 3,98, sedangkan peringkat ketiga diraih Yutresa Chaya Ningrum dari Agroteknologi dengan IPK 3,97.

Untuk program profesi Ners, lulusan terbaik diraih Devi Riana dengan IPK 3,86. Adapun program Pascasarjana menempatkan Miftah Faridh dari Magister Manajemen sebagai lulusan terbaik pertama dengan IPK 3,97.

Dalam kesempatan tersebut, Susiyanto juga memperkenalkan sejumlah mahasiswa internasional yang saat ini aktif menempuh pendidikan di UMB, mulai dari Ghana, Thailand, Uganda, Kenya, Liberia, Afghanistan, Yaman, Bangladesh, hingga Ethiopia.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa asing tersebut menjadi bagian dari penguatan internasionalisasi kampus dan keberagaman lingkungan akademik di UMB.

“Semua mahasiswa internasional ini bukan pertukaran mahasiswa, tetapi mereka adalah mahasiswa UMB,” tegasnya.

Prosesi wisuda Mei 2026 itu menjadi penanda awal perjalanan baru para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan pengalaman akademik di tengah masyarakat serta dunia kerja.

Gambar Gravatar
Wartawan berita daerah yang konsisten mengikuti perkembangan isu regional, kebijakan pemerintah setempat, serta berbagai peristiwa penting di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *