Tiga Pemuda Kepahiang Jadi Kader Da’i Muda Kemenag RI 2025
Tiga pemuda Kabupaten Kepahiang, Ust. Muhammad Polem, S.Pd, Uzh. Riska Nadia, M.Pd, dan Ust. Adi Gunawan, S.Pd, berhasil lolos seleksi nasional Program Pembibitan Calon Da’i Muda (PCDM) 2025 yang digelar Kementerian Agama RI (16/8/2025) (Foto: dok. pribadi)

Tiga Pemuda Kepahiang Jadi Kader Da’i Muda Kemenag RI 2025

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Kepahiang – Prestasi membanggakan kembali lahir dari Kabupaten Kepahiang. Tiga pemuda terbaik daerah ini, Ust. Muhammad Polem, S.Pd, Uzh. Riska Nadia, M.Pd, dan Ust. Adi Gunawan, S.Pd, berhasil lolos seleksi nasional Program Pembibitan Calon Da’i Muda (PCDM) 2025 yang digelar Kementerian Agama RI.

Dari lebih 600 peserta yang mendaftar se-Indonesia, hanya 200 orang yang dinyatakan lolos, termasuk tiga putra-putri Kepahiang yang kini resmi menyandang predikat Kader Da’i Muda Kemenag RI 2025.

Program prestisius ini ditutup oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa 13 Agustus 2025. Dalam arahannya, Menag menekankan peran penting da’i muda sebagai agen perubahan yang menghadirkan dakwah moderat, menyejukkan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi umat.

“Da’i muda tidak hanya dituntut pandai berdakwah, tetapi juga harus mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat, baik dalam kehidupan sosial maupun penguatan ekonomi umat,” tegas Menag.

Selama sepuluh hari pelatihan, 4–13 Agustus 2025, para peserta dibekali materi seperti Cinta Kemanusiaan, Ekoteologi, Dakwah Digital, Pemberdayaan Ekonomi Umat, hingga Pelayanan Masyarakat. Peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke Pondok Pesantren Darussyifa Sukabumi, Jawa Barat, yang dikenal sukses membangun kemandirian ekonomi pesantren lewat usaha peternakan sapi, unggas, dan kuda.

Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf (PENAIS ZAWA) Kanwil Kemenag Bengkulu, H. Arsan Suryani Ibrahim, M.H., yang turut mendampingi peserta asal Bengkulu, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.

“Alhamdulillah, tiga putra-putri Kepahiang berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Mereka bukti nyata bahwa Bengkulu memiliki generasi muda yang siap menjadi dai moderat, inovatif, dan inspiratif. Harapannya, mereka bisa menjadi pionir dakwah yang membawa kemajuan umat,” ujarnya.

Dengan keberhasilan ini, Ust. Muhammad Polem, Uzh. Riska Nadia, dan Ust. Adi Gunawan tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Kepahiang, tetapi juga menegaskan kontribusi generasi muda dalam membangun dakwah Islam yang ramah, kreatif, dan solutif.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang secara aktif melaporkan perkembangan daerah, peristiwa lokal, dan isu-isu masyarakat dengan penekanan pada akurasi serta kejelasan informasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *