Alaku

BengkuluProvinsi Bengkulu memperoleh program cetak sawah baru seluas 2.000 hektare dari Kementerian Pertanian (Kementan), yang merupakan hasil dari komunikasi antara Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan pemerintah pusat. Program ini tersebar di seluruh kabupaten, termasuk di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyampaikan bahwa program ini memperoleh Dana Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) senilai hampir Rp 78 miliar, dan sekitar 30 persen atau Rp 25 miliar dari anggaran tersebut dialokasikan untuk Pulau Enggano. “Terobosan Bapak Gubernur Helmi Hasan dalam audiensi bersama Kementerian Pertanian membuahkan hasil. Alhamdulillah, program cetak sawah ini memperoleh DIPA yang besar, dan untuk Enggano akan segera dimanfaatkan,” ujar Mian.

Pembangunan sawah baru ini akan segera dilaksanakan, dengan keterlibatan TNI dan Polri sebagai bagian dari sinergi pembangunan wilayah perbatasan. “Nantinya akan dilaunching oleh Pak Gubernur di minggu ketiga bulan Juli bersama Pak Danrem. Ekskavatornya sudah mulai bekerja untuk mendukung proses cetak sawah,” tambahnya.

Kepala Desa Banjar Sari, Susanto, mengungkapkan bahwa desanya memiliki total 80 hektare lahan persawahan, dengan 60 hektare di antaranya telah diolah dan siap panen. “Kami punya tiga areal persawahan seluas 80 hektare, dan yang sudah diolah sekitar 60 hektare. Ke depan, kami akan maksimalkan agar bisa panen tiga kali setahun. Saat ini, kami baru panen dua kali,” jelas Susanto.

Program cetak sawah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu serta meningkatkan kesejahteraan petani dan warga Enggano secara umum.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan