Transportasi, Pergudangan, dan Jasa Lainnya Jadi Penopang
Bengkulu – Di tengah efisiensi anggaran, perekonomian Provinsi Bengkulu tetap menunjukkan tren positif. Pada semester pertama 2025, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Bengkulu mencapai 4,92 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini mendekati capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di level 5,12 persen.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu tahun ini hampir menyentuh 5 persen. Di tengah kondisi efisiensi dan ketidakpastian ekonomi global, capaian ini patut kita syukuri. Semoga ke depan bisa tumbuh lebih baik lagi,” ujar Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, Senin (8/9/25).
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kinerja ekonomi triwulan II 2025 yang membaik dibanding triwulan I, dengan laju pertumbuhan mencapai 6,95 persen.
Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,77 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga tumbuh paling tinggi, yakni 11,35 persen.
Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi terjadi pada 14 lapangan usaha, sedangkan tiga lainnya mengalami kontraksi. Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi antara lain:
- Jasa lainnya sebesar 14,77 persen,
- Transportasi dan pergudangan 14,60 persen,
- Penyediaan akomodasi serta makan minum 11,78 persen.
Adapun tiga lapangan usaha yang terkontraksi yaitu:
- Pertambangan dan penggalian minus 26,91 persen,
- Jasa keuangan dan asuransi minus 1,89 persen,
- Pengadaan listrik dan gas minus 0,05 persen.





