Peringatan Penipuan Bimbel CPNS 2024: KemenPANRB dan BKN Tidak Bekerja Sama dengan Lembaga Manapun

Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan pernyataan resmi mengenai website asn.or.id yang telah mencatut nama instansi mereka. Situs tersebut menawarkan layanan bimbingan belajar (bimbel) untuk persiapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. Dalam pernyataan tersebut, KemenPANRB dan BKN menegaskan bahwa mereka tidak pernah bekerja sama dengan lembaga bimbel mana pun untuk seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Istilah “mencatut,” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kemdikbud, berarti menyalahgunakan nama, jabatan, atau kekuasaan untuk keuntungan pribadi, seringkali dengan cara yang tidak sah. Dalam kasus ini, situs asn.or.id mencantumkan nama KemenPANRB dan BKN untuk menipu calon peserta CPNS yang mungkin sedang mencari bimbingan belajar.
Klarifikasi dari KemenPANRB dan BKN
Pada Jumat (13/9/2024), melalui akun Instagram resmi @kemenpanrb dan @bkngoidofficial, kedua instansi ini memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak berafiliasi dengan lembaga bimbel apapun terkait seleksi CPNS atau CASN.
“Kementerian PANRB dan BKN tidak berafiliasi atau bekerja sama dengan lembaga bimbingan belajar persiapan seleksi CASN manapun,” tulis mereka dalam unggahan tersebut.
Hal ini mengindikasikan bahwa situs asn.or.id secara ilegal mengklaim keterlibatan instansi pemerintah dalam operasionalnya. Tangkapan layar yang dibagikan oleh KemenPANRB dan BKN menunjukkan bahwa situs tersebut sebelumnya mencantumkan kalimat “Tryout CPNS & PPPK Langsung dari BKN.” Namun, berdasarkan pantauan tim DetikEdu, pada Jumat sore, kalimat tersebut telah diubah menjadi “Tryout CPNS & PPPK 2024,” meskipun tidak menghilangkan kesan mencatut pihak resmi.
Strategi Penipuan yang Semakin Canggih
Selain mengubah narasi di beranda, situs asn.or.id juga mencantumkan fitur simulasi ujian berbasis komputer atau CAT, yang menyerupai format asli yang digunakan dalam seleksi CPNS. Situs ini menawarkan prediksi soal CPNS dan PPPK 2024, beserta pembahasan soal yang diklaim sesuai dengan kisi-kisi terbaru.
Namun, saat calon pengguna mencoba mendaftar melalui situs tersebut, mereka akan diarahkan ke laman lain dengan nama bimbel.asn.go.id, di mana logo BKN sempat muncul sebelum akhirnya diganti dengan logo hitam-biru bertuliskan ‘ASN’. Meski demikian, klaim keterlibatan BKN tetap berusaha ditampilkan untuk menarik calon peserta yang tidak waspada.
Informasi Palsu pada Laman Kontak
Tidak hanya itu, situs asn.or.id juga mencantumkan informasi kontak yang salah, seperti nomor telepon dan alamat kantor KemenPANRB. Setelah dicek melalui aplikasi Getcontact, nomor yang dicantumkan di laman kontak situs tersebut terhubung dengan berbagai identitas yang tidak terkait dengan KemenPANRB atau BKN, seperti Ardina, Dina, hingga Admin Ardata. Beberapa nama yang muncul terhubung dengan layanan komersial lain seperti jasa pembuatan landing page dan live TikTok.
Selain itu, alamat yang tertera di situs tersebut juga berbeda dengan alamat resmi KemenPANRB. Alamat yang digunakan situs palsu ini mencantumkan Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 38, Jakarta Selatan, padahal alamat resmi KemenPANRB adalah di Jl. Jend. Sudirman Kav. 69, Jakarta Selatan, seperti yang tercantum di situs resmi pemerintah.
Imbauan KemenPANRB dan BKN untuk Masyarakat
Dalam menghadapi situasi ini, KemenPANRB dan BKN mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi CPNS. Mereka menegaskan bahwa tidak ada kerjasama dengan lembaga bimbel apapun, dan setiap calon peserta seleksi diimbau untuk hanya mengikuti informasi resmi dari situs pemerintah dan sumber yang dapat dipercaya.
“Mempersiapkan diri menuju Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) memang sangat penting, namun berhati-hatilah terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tulis KemenPANRB dan BKN dalam pernyataan resminya.
Pencatutan nama instansi pemerintah demi keuntungan pribadi tidak hanya merugikan pihak yang tertipu, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap proses seleksi CPNS yang seharusnya berjalan transparan dan adil.
Langkah Pencegahan Terhadap Penipuan CPNS
Calon peserta CPNS harus lebih waspada terhadap penipuan yang semakin canggih. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tidak terjebak dalam penipuan seperti yang dilakukan oleh asn.or.id:
- Periksa Situs Resmi: Selalu pastikan bahwa informasi terkait seleksi CPNS diambil dari situs resmi pemerintah, seperti menpan.go.id dan bkn.go.id. Jangan mudah percaya pada situs yang tidak dikenal, meskipun menggunakan nama atau logo instansi pemerintah.
- Verifikasi Informasi Kontak: Jika menemukan kontak atau nomor telepon yang mencurigakan, lakukan verifikasi terlebih dahulu. Pastikan nomor tersebut benar-benar terhubung dengan instansi yang sah.
- Laporkan Penipuan: Jika menemukan tindakan mencurigakan atau penipuan yang mencatut nama instansi pemerintah, laporkan segera kepada pihak berwenang. Hal ini dapat membantu mencegah korban lain terjebak dalam penipuan yang sama.
Dengan maraknya penipuan terkait bimbingan belajar CPNS, masyarakat diharapkan lebih waspada dan tidak tergiur dengan tawaran yang menjanjikan kelulusan instan. KemenPANRB dan BKN terus berupaya menjaga integritas proses seleksi CPNS agar berjalan transparan dan sesuai prosedur.






