Dengan sinergi yang kuat, kedua elemen ini dapat menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat rasa toleransi, serta mendorong masyarakat untuk tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Sinergi antara ulama dan umara juga diharapkan dapat menjadi jembatan menuju masyarakat madani yang berkeadilan dan sejahtera.
Menjaga Persatuan dan Kesatuan di Bengkulu
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Bengkulu ini bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman. Pemerintah dan tokoh agama berharap, melalui peringatan ini, masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga toleransi, saling menghormati, dan bekerja sama demi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera.
Selain itu, momentum ini juga dijadikan sebagai refleksi bagi pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Bengkulu dalam menghadapi tantangan-tantangan global yang semakin kompleks. Melalui penerapan nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah, diharapkan Bengkulu bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan masyarakat yang harmonis di tengah keragaman.














