Bengkulu, Repoeblik – Pada Sabtu siang (28/10/2023), di Pantai Panjang Kota Bengkulu, Perguruan Pencak Silat Satria Sejati menggelar acara kenaikan tingkat bagi para siswanya, dengan penilaian yang sangat ketat berdasarkan kemampuan individu mereka dalam menguasai ilmu-ilmu bela diri yang diajarkan oleh para pelatih. Hanya mereka yang telah membuktikan kemampuan mereka dan melewati ujian dengan prestasi yang memadai yang berhak naik ke jenjang berikutnya. Ini adalah langkah yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa yang melanjutkan adalah benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan, serta telah berjuang keras untuk mencapai pencapaian ini.
Alamsyah, Ketua Umum sekaligus Pelatih Utama di Provinsi Bengkulu, berbicara kepada wartawan di lokasi kegiatan tersebut. “Hari ini, kami berada di pinggir Pantai Panjang untuk melaksanakan ujian dalam proses kenaikan tingkat bagi siswa-siswa kami. Mereka diuji pada berbagai aspek, termasuk jurus-jurus yang diajarkan dan kemampuan lainnya. Ujian ini akan berlangsung sepanjang hari hingga malam, bertujuan untuk menguji pemahaman mereka secara menyeluruh. Hal ini kami lakukan agar siswa yang memperoleh sabuk atau kenaikan tingkat berikutnya adalah yang benar-benar berkualitas. Karena ketika kami diminta untuk mengirimkan atlet dalam berbagai kejuaraan dan kompetisi mendatang, kami selalu siap untuk melibatkan atlet-atlet kami dari segala tingkatan.”

Lebih lanjut, Alamsyah menekankan pentingnya bela diri dalam kehidupan sehari-hari. “Silat adalah sebuah olahraga jiwa raga. Jiwa dan raga harus selalu beriringan, karena keduanya saling melengkapi. Jiwa tanpa raga atau raga tanpa jiwa akan menjadi sesuatu yang kurang lengkap. Dalam dunia beladiri, salah satu cara untuk mencapai kesempurnaan adalah dengan memahami dan mengasah jiwa seiring dengan fisik. Kami mengajarkan kepada siswa kami bahwa bela diri juga melibatkan aspek jiwa, bukan hanya fisik. Oleh karena itu, kami mengingatkan mereka untuk selalu mengedepankan akhlak dan adab dalam segala hal, karena karakter yang kuat sama pentingnya dengan kemampuan fisik.” tutup Alamsyah.
Dalam acara kenaikan tingkat ini, tercatat bahwa sebanyak 23 siswa telah mengikuti evaluasi prestasi mereka, dengan rincian sebagai berikut:
- 5 siswa naik sabuk hijau.
- 18 siswa naik sabuk biru.

Setelah acara di Pantai Panjang, rangkaian kegiatan berlanjut hingga ditutup di Rumah Tahfiz Bakti Ilahi di Berkas. Demikianlah, kata-kata penutup dari Alamsyah.
Acara kenaikan tingkat Perguruan Pencak Silat Satria Sejati ini juga dihadiri oleh Pak Saswito, seorang guru besar Satria Sejati Indonesia dari Lampung. Pak Wito, panggilan akrabnya, berbicara kepada wartawan dengan rasa bangga, “Saya sangat bangga melihat perkembangan anak-anak didik di Bengkulu, meskipun mereka baru bergabung kurang dari 2 tahun, mereka telah mencapai pencapaian luar biasa. Beberapa waktu lalu, mereka bahkan meraih 5 medali dalam kejuaraan IPSI Kota Bengkulu. Ke depan, saya berharap agar anak-anak di Bengkulu dapat meraih lebih banyak medali dan mengaplikasikan jurus yang telah mereka pelajari dari pelatih mereka dalam setiap pertandingan. Tanpa mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan, pertandingan akan menjadi tidak terarah. Harapannya adalah bahwa ilmu-ilmu ini tidak hanya dipelajari, tetapi juga diamalkan dan dikembangkan.” kata Pak Wito dengan senyum ramah.

Di Perguruan Pencak Silat Satria Sejati ini, selain mendapatkan pelajaran dalam bela diri, siswa juga diajarkan mengenai olah jiwa raga, sebagai bagian integral dari pembelajaran mereka.





