Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat langkah perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja desa melalui koordinasi bersama BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu, Senin (9/2).
Rapat tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dan difokuskan pada penguatan sinergi antarlembaga guna meningkatkan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, terutama bagi pekerja sektor informal di wilayah pedesaan.
Dalam pembahasan rapat, strategi peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah menilai perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus memberikan rasa aman dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari.
Khairil Anwar menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Menurutnya, perlindungan bagi pekerja juga merupakan instrumen pemerintah dalam upaya memutus rantai kemiskinan, khususnya di wilayah desa.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu ingin memastikan bahwa hingga ke tingkat desa, para pekerja harus terlindungi dalam setiap aktivitas dan pekerjaan yang mereka lakukan,” ujar Khairil.
Melalui sinergi yang terus diperkuat dengan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan dapat berjalan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat pekerja desa di berbagai sektor.





