Pemkot Bengkulu Salurkan Bantuan Rp7,2 Juta untuk Korban Kebakaran Pengantungan

Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu menyalurkan bantuan logistik dan uang tunai sekitar Rp7,2 juta kepada warga terdampak kebakaran di Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kamis (13/8/2026). Bantuan yang dihimpun dari pemerintah, masyarakat, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diberikan untuk menopang kebutuhan 25 kepala keluarga atau sekitar 74 jiwa yang terdampak.
Asisten I Setda Kota Bengkulu Alex Periansyah mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari penanganan selama masa tanggap darurat. Sejak kebakaran terjadi, Pemkot bersama organisasi perangkat daerah terkait langsung turun ke lokasi dan mendirikan posko untuk memastikan kebutuhan korban terpenuhi.
“Bantuan yang terkumpul baik dari ASN Pemkot Bengkulu, warga, maupun pemerintah dalam bentuk sandang dan pangan hari ini kita salurkan seluruhnya,” ujar Alex, Kamis sore.
Data Pemkot Bengkulu mencatat sebanyak 24 rumah terbakar dalam peristiwa tersebut. Dampaknya, 25 KK dengan total kurang lebih 74 jiwa kini membutuhkan dukungan selama masa pemulihan awal.
Selain bahan pangan, pakaian, dan berbagai kebutuhan harian, bantuan juga diberikan dalam bentuk uang tunai. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bengkulu Harry Iswahyudi mengatakan dana tersebut berasal dari swadaya ASN di lingkungan Pemkot Bengkulu.
“Hari ini disalurkan juga tambahan uang tunai kurang lebih sebesar Rp7,2 juta yang merupakan sumbangan swadaya dari seluruh ASN untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” kata Harry.
Penanganan warga terdampak juga dilakukan melalui fasilitas darurat yang disiapkan Pemkot. BPBD bersama Dinas Sosial telah mendirikan posko umum, tempat penampungan pengungsi, serta dapur umum di sekitar lokasi kebakaran.
Alex mengatakan kebutuhan makanan warga akan tetap dijaga selama masa tanggap darurat. Selain dukungan pemerintah, ASN turut bergotong royong menyiapkan sarapan, sementara masyarakat dan Baznas ikut membantu penyediaan makanan bagi para korban.
“Selama tiga hari masa tanggap darurat ini, kebutuhan makan dan penampungan warga terdampak akan terus kita jaga,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan bersama jajaran Pemkot Bengkulu, antara lain Kalaksa BPBD I Made Ardana, Kadinsos Afriyentia, Kadis Kominfo Nurlia Dewi, Camat Ratu Samban Novi Wahyudi, serta unsur terkait lainnya.
Pemkot Bengkulu memastikan dukungan selama masa tanggap darurat terus diberikan agar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Bantuan yang terkumpul diharapkan sekaligus menjadi dukungan moril bagi korban untuk melewati masa sulit pascakebakaran.








