Pelindo Regional 2 Bengkulu Tanam 450 Pohon di Wisata Mangrove Pulau Baai
Pelindo Regional 2 Bengkulu Tanam 450 Pohon di Wisata Mangrove Pulau Baai, Kamis (31/7/2025) (Foto: Ardiyanto/repoeblik.com)

Pelindo Regional 2 Bengkulu Tanam 450 Pohon di Wisata Mangrove Pulau Baai

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pelindo Regional 2 Bengkulu kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Pelindo Communitree, Kamis (31/7/2025).

Berlokasi di Taman Mangrove RT 09, Kelurahan Sumber Jaya—yang dikenal sebagai kawasan wisata Hutan Mangrove Pulau Baai—Pelindo bersama para pemangku kepentingan melakukan penanaman 450 bibit pohon, terdiri dari pohon produktif dan pohon keras.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Lurah Sumber Jaya, tokoh masyarakat, aktivis lingkungan, serta karyawan Pelindo Regional 2 Bengkulu. Sinergi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci keberhasilan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Pelaksana Harian Manager Keuangan dan SDM Pelindo, Iwan Santosa, menyampaikan bahwa Pelindo Communitree merupakan bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam menjaga ekosistem sekitar pelabuhan. “Ini wujud nyata kepedulian kami terhadap keberlangsungan lingkungan hidup,” ujarnya.

Turut hadir Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Bengkulu, Yuli Zarni, ST., M.Ling, dan Lurah Sumber Jaya, Nazuro Anur, S.Pt, yang memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terbangun.

Selain menciptakan ruang hijau, kegiatan ini diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kesadaran masyarakat, sekaligus memberi manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga sekitar kawasan mangrove.

Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program-program pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *