Pemantapan One Way Pasar Minggu dilaksanakan Sabtu (21/2/2026) oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan
Pemantapan One Way Pasar Minggu dilaksanakan Sabtu (21/2/2026) oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan (foto;anto)

One Way Pasar Minggu, Pemkot Bengkulu Matangkan Penerapan Lalu Lintas

Diposting pada
Editor: Mahmud Yunus

Bengkulu – One Way Pasar Minggu mulai dimatangkan Pemerintah Kota Bengkulu sebagai lanjutan dari simulasi pengaturan lalu lintas yang telah dilakukan sebelumnya. Upaya ini dilakukan untuk memastikan skema satu arah benar-benar siap diterapkan demi kelancaran arus kendaraan di kawasan Pasar Minggu.

Pemantapan One Way Pasar Minggu dilaksanakan Sabtu (21/2/2026) oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perhubungan. Kegiatan diawali dengan apel gabungan di depan Mega Mall Bengkulu yang dipimpin Staf Ahli Wali Kota Eddy Apriyanto.

Apel tersebut dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Afriyenita beserta tim, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Yuliansyah bersama personel, Kepala Dinas Kominfo Nurlia Dewi, petugas Dinas Perhubungan, serta personel Satpol PP.

Dalam arahannya, Eddy Apriyanto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan penyempurnaan dari simulasi One Way Pasar Minggu yang telah dilaksanakan. “Hari ini kita melakukan persiapan One Way. Memang sebelumnya sudah dilakukan simulasinya tapi masih ada yang perlu kita sempurnakan. Ada beberapa titik yang perlu kita benahix seperti ada pohon-pohon yang perlu kita pangkas. Nanti itu LH yang melaksanakannya,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu Toni Hastri Putra menyampaikan pihaknya menurunkan 10 personel dalam kegiatan pemantapan tersebut, sekaligus mendukung Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pemangkasan pohon. “Hari ini hanya pemantapan One Way dan membantu LH menebang pohon di pasar minggu yang mengganggu jalan di dekat kantor unit damkar. Itu juga membahayakan karena pohonnya besar,” kata Toni.

Terkait teknis One Way Pasar Minggu, Toni menjelaskan bahwa skema satu arah sebenarnya telah mulai diterapkan usai simulasi sebelumnya. Petugas Dishub sudah ditempatkan di sejumlah titik untuk mengarahkan pengendara sesuai jalur yang ditetapkan. “Untuk yang masuknya dari (Kantor) Kanwil Kemenag, cuma boleh masuk batas depan Mega Mall kemudian balik kanan lagi untuk keluar. Yang dari Khatulistiwa, harus melewati jalur di samping Mega Mall, keluar melewati depan Mega Mall,” jelasnya.

Ia menambahkan, total personel yang telah diterbitkan surat tugas untuk berjaga di kawasan Pasar Minggu sebanyak 14 orang. Selain itu, Dishub juga menggandeng juru parkir untuk membantu mengarahkan kendaraan roda dua dan roda empat. “Untuk hari ini di pasar minggu ada 10 personel. Tiap simpang sudah ditempati petugas, dan rambu-rambu juga sudah dipasang. Kita juga membantu LH untuk penutupan arus ke arah kantor damkar pasar minggu itu, karena LH mau melakukan pemangkasan pohon. Jadi sambil pengaturan lalin, kita juga membantu kenyamanan para pengendara,” ujar Toni.

Sementara itu, Afriyenita yang turun langsung mengawasi pemangkasan pohon menjelaskan bahwa upaya tersebut sebelumnya sempat tertunda karena padatnya arus lalu lintas. Dengan dukungan Dishub dan OPD lain, kegiatan akhirnya bisa dilaksanakan bersamaan dengan pemantapan One Way Pasar Minggu. “Kemarin terkendala karena nggak ada yang ngatur lalu lintas, mobil kita tidak bisa masuk. Alhamdulillah hari ini kita dibantu rekan-rekan dari OPD lain sehingga kegiatan pemangkasan pohon bisa dilaksanakan,” demikian Afriyenita.

Gambar Gravatar
Wartawan media online yang aktif meliput berbagai peristiwa di daerah, mulai dari isu sosial, pemerintahan lokal, hingga perkembangan terbaru yang relevan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *