Alaku

Lubuk Linggau – Sekretaris PCNU Kota Lubuk Linggau, Ust. Mazroil, menegaskan pentingnya memperkuat kebersamaan dan konsolidasi organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai langkah menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, NU harus terus berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Dalam keterangannya pada Selasa (23/6/2026), Mazroil menyebut NU merupakan rumah besar umat yang perlu dibangun melalui sinergi seluruh elemen organisasi, mulai dari tingkat cabang hingga majelis wakil cabang (MWC) dan ranting.

“NU adalah rumah besar umat. Karena itu, yang harus kita bangun adalah kebersamaan, memperkuat organisasi hingga ke tingkat MWC dan ranting, serta menguatkan struktural dan jam’iyyah, agar NU semakin solid dan berdaya guna,” ujarnya.

Mazroil yang merupakan alumni Pondok Pesantren Walisongo Singkut menilai penguatan struktur organisasi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan peran NU di bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa orientasi organisasi ke depan tidak hanya berfokus pada aspek internal, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. “Kedepan, fokus kita bukan hanya pada penguatan organisasi, tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sosial keumatan, serta pemberdayaan masyarakat. NU harus hadir memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi bagi berbagai persoalan umat,” katanya.

Selain itu, Mazroil menekankan pentingnya menjaga tradisi ke-NU-an yang moderat, toleran, dan rahmatan lil alamin sembari menyiapkan kader-kader muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.

Ia menyatakan, apabila mendapat amanah, dirinya ingin mendorong PCNU Kota Lubuk Linggau menjadi organisasi yang semakin kuat secara struktural, aktif dalam jam’iyyah, unggul di bidang pendidikan, dan memiliki kepedulian sosial yang lebih luas.

“Jika diberi amanah, saya ingin menjadikan PCNU Kota Lubuk Linggau sebagai organisasi yang semakin kuat secara struktural, kokoh dalam jam’iyyah, unggul dalam pendidikan, peduli terhadap persoalan sosial keumatan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, NU harus semakin dekat dengan umat dan menjadi perekat persatuan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Dengan pengalaman sebagai alumni pondok pesantren berbasis NU dan keterlibatannya di kepengurusan organisasi, Mazroil berharap penguatan kelembagaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kontribusi nyata NU bagi pendidikan, kehidupan sosial, dan pelayanan kepada umat di Kota Lubuk Linggau.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan