Bengkulu – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMPIT Khoiru Ummah mendadak menjadi sorotan, Jumat (3/10/25), setelah pihak sekolah memutuskan mengembalikan seluruh paket makanan kepada penyedia lantaran diduga basi dan tidak layak konsumsi.
Sejumlah menu yang seharusnya dibagikan kepada ratusan siswa terindikasi mengalami kerusakan, sehingga pihak sekolah mengambil langkah cepat dengan menahan dan mengembalikan makanan tersebut.
Kepala Sekolah SMPIT Khoiru Ummah, Putra Tunggal, menjelaskan bahwa kecurigaan muncul setelah ditemukan aroma tak sedap dan perubahan tekstur pada salah satu menu MBG.
“Dari hasil pemeriksaan, ada bau tidak sedap, lengket, dan berair. Itu indikasi kuat makanan tidak layak konsumsi,” ungkap Putra, dikutip dari radar, Sabtu (4/10/25).
Ia menegaskan, keputusan tersebut diambil demi keselamatan siswa agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan.
“Kami putuskan makanan tidak dibagikan dan kami kembalikan ke penyedia,” tegasnya.
Adapun menu MBG hari itu terdiri dari telur rebus, susu, buah, serta somay dengan tambahan bakso. Berdasarkan pemeriksaan internal sekolah, bakso somay menjadi item yang terindikasi bermasalah.















