Tiga Kecelakaan Beruntun di Jalan Rusak Talang Ratu, Mobil Muatan Sapi Gagal Menanjak

Lebong – Jalan rusak di Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang, Kabupaten Lebong, kembali memicu kecelakaan beruntun. Dalam waktu sekitar enam jam, Minggu (10/5), tiga kendaraan mengalami kecelakaan tunggal saat melintasi jalur tanjakan yang rusak dan bergelombang pascapenanganan darurat beberapa hari lalu.
Insiden terbaru terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah mobil Suzuki Futura warna hitam bernomor polisi BD 8301 MX yang mengangkut beberapa ekor sapi dilaporkan gagal menanjak saat melintas dari arah Kelurahan Tes menuju Bioa Sengok.
Sebelumnya, pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, kecelakaan juga menimpa mobil angkutan desa BD 9294 AM bermuatan kelapa serta satu mobil pengangkut pisang di lokasi yang sama.
Kapolsek Rimbo Pengadang Ipda Sunarto membenarkan rentetan kecelakaan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang masih rusak dan bergelombang menjadi kendala utama bagi kendaraan bermuatan yang melintas di jalur itu.
“Iya, sejak pagi hingga menjelang siang ini, sudah terjadi tiga kali kecelakaan tunggal di lokasi jalan rusak di Desa Talang Ratu. Mobil gagal menanjak tebingan yang baru saja diperbaiki tersebut,” kata Sunarto saat dikonfirmasi, Minggu siang.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, proses evakuasi kendaraan sempat menyita perhatian warga. Personel TNI-Polri bersama masyarakat bergotong royong membantu mengevakuasi kendaraan yang mengalami kecelakaan di jalur tersebut.
Kondisi jalan di kawasan Talang Ratu memang dilaporkan masih rawan dilalui kendaraan berat maupun kendaraan bermuatan. Permukaan jalan yang retak, timbunan material yang terangkat, serta tanjakan curam membuat kendaraan kerap kehilangan tenaga saat menanjak.
Sebelumnya, dua kendaraan juga mengalami kecelakaan di lokasi yang sama pada Minggu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Mobil Cary putih BD 9179 GZ yang dikemudikan Sidi (52), warga Tes, mengalami kerusakan setelah tidak kuat menanjak saat membawa muatan pisang menuju Pasar Curup.
Akibat kejadian itu, kaca depan kendaraan terlepas dan bodi bagian kiri mengalami kerusakan. Sopir dilaporkan mengalami keseleo di tangan kanan.
Tak lama berselang, mobil Cary biru BD 9492 AM yang dikemudikan Mawar (56), warga Muara Ketahun, juga mengalami kecelakaan. Kendaraan yang melaju dari Muara Aman menuju Curup itu mundur dan terguling setelah gagal menaklukkan tanjakan rusak di lokasi kejadian.
Kerugian akibat dua kecelakaan dini hari tersebut ditaksir mencapai Rp15 juta. Warga bersama Babinsa sebelumnya juga sempat melakukan perbaikan darurat secara swadaya menggunakan peralatan seadanya di sekitar lokasi.
Jalur rusak di Desa Talang Ratu diketahui sebelumnya sempat putus dan mendapat penanganan darurat pada Jumat (7/5). Namun, kondisi jalan yang belum stabil disebut masih menyulitkan kendaraan melintas, terutama kendaraan dengan muatan berat.






