Lima Bakal Calon Rebut Kursi Ketua PWI Bengkulu, Verifikasi Dukungan Jadi Penentu

Bengkulu – Bursa pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu menjelang Konferensi Wilayah (Konferwil) 2026 semakin kompetitif. Hingga Senin (6/7/2026), lima bakal calon telah resmi mengambil formulir pendaftaran, sementara panitia masih membuka kesempatan hingga Selasa (7/7/2026) pukul 16.00 WIB bagi anggota yang memenuhi syarat untuk ikut bertarung.
Ketua Organizing Committee (OC) Konferwil PWI Provinsi Bengkulu, Dedi Hardiansyah Putra, mengatakan kelima bakal calon tersebut yakni Doni Aftarizal dari Radar Utara, Peri dari Antara, Doni Supardi dari Garuda Daily, Amirul Mukminin, dan Safrindany dari Berita Merdeka.
Menurut Dedi, setelah tahapan pengambilan formulir ditutup, panitia akan menerima pengembalian berkas persyaratan pada 8 Juli 2026. Selanjutnya, pemungutan suara untuk menentukan Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 18 Juli 2026.
“Besok merupakan hari terakhir pengambilan formulir hingga pukul 16.00 WIB. Setelah itu pengembalian berkas dilakukan pada 8 Juli, sedangkan pemilihan akan digelar pada 18 Juli. Kesempatan masih terbuka bagi anggota yang memenuhi syarat,” kata Dedi.
Ia menjelaskan, setiap bakal calon wajib memenuhi sejumlah ketentuan organisasi, di antaranya memiliki Uji Kompetensi Wartawan (UKW) jenjang Utama, pernah menjadi pengurus PWI, serta memperoleh dukungan sedikitnya 20 persen dari total hak suara atau setara 28 dukungan.
Panitia, lanjut Dedi, akan melakukan verifikasi secara menyeluruh terhadap seluruh dukungan yang masuk guna memastikan tidak terjadi dukungan ganda dari pemilik hak suara.
“Setiap dukungan akan diverifikasi agar tidak ada satu pemilik suara yang memberikan dukungan kepada lebih dari satu calon. Semua proses dilakukan secara terbuka dan sesuai aturan organisasi,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Dewan Kehormatan PWI Pusat, Dr. Zacky Anthony, SH., MH., menilai banyaknya kandidat yang maju menunjukkan proses demokrasi di tubuh PWI Bengkulu berjalan sehat. Menurut mantan Ketua PWI Provinsi Bengkulu periode 2015–2021 itu, seluruh anggota yang memenuhi persyaratan memiliki hak yang sama untuk mengikuti kontestasi.
“Silakan berkompetisi secara demokratis. Semakin banyak calon ketua, itu menunjukkan demokrasi di PWI Bengkulu hidup dan berkembang,” ujarnya.
Zacky menambahkan, kepengurusan PWI Bengkulu yang akan datang memiliki tantangan besar untuk meningkatkan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), memperkuat penerapan Kode Etik Jurnalistik, serta menjaga soliditas organisasi. Ia juga berharap PWI terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, aparat penegak hukum, dan berbagai lembaga sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme serta menjaga kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik yang berkualitas dan beretika.






