Alaku

Laga Garuda Nusantara Lawan Uzbekistan, Indra Sjafri Sarankan Asean Games Pakai Var!

Laga Garuda Nusantara Lawan Uzbekistan, Indra Sjafri Sarankan Asean Games Pakai Var! – Foto Dok Kemenpora

Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Indra Sjafri, mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam setelah gol Ramadhan Sananta dianulir dalam laga 16 besar Asian Games 2023. Kekecewaan ini datang setelah Laga Garuda Nusantara mengalami kekalahan 0-2 dari Uzbekistan.

Laga Garuda Nusantara dan Uzbekistan berlangsung dramatis, dengan permainan yang semakin memanas seiring berjalannya waktu. Pada babak tambahan kedua, ketika Indonesia sudah tertinggal 0-1, Ramadhan Sananta mencetak gol penyeimbang yang disertai dengan sujud syukur oleh para pemain dan pelatih timnas Indonesia.

Gol tersebut tercipta melalui sundulan kepala Sananta setelah memanfaatkan tendangan bebas yang dilepaskan oleh Rizky Ridho. Stadion pun bersorak dalam kebahagiaan, mengira Indonesia berhasil menyamakan kedudukan. Namun, euforia tersebut segera sirna ketika wasit memutuskan untuk membatalkan gol tersebut.

Keputusan wasit untuk membatalkan gol Ramadhan Sananta didasarkan pada penunjukan hakim garis yang mengangkat bendera tanda telah terjadi offside. Padahal, melalui tayangan ulang, terlihat bahwa Sananta berada dalam posisi yang sah ketika bola dilepaskan oleh Rizky Ridho.

Indra Sjafri, pelatih Indonesia, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut. Ia secara tegas menyatakan bahwa momen tersebut sangat penting dalam permainan, dan gol yang dianulir tersebut bisa saja mengubah nasib timnas Indonesia dalam pertandingan ini.

“Sangat disayangkan bahwa gol kami dianulir dalam kondisi yang seharusnya bisa dihindari. Keputusan ini memengaruhi hasil pertandingan secara signifikan,” kata Indra Sjafri dalam konferensi pers pasca-pertandingan.

Laga sengit antara Tim Nasional Sepak Bola Indonesia dan Uzbekistan dalam pertandingan 16 besar Asian Games 2023 berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi Garuda Muda. Sebelumnya, Uzbekistan berhasil unggul 1-0 lewat gol Sherzod Esanov dalam situasi tendangan sudut di awal babak tambahan pertama.

Laga Garuda Nusantara yang telah memanas sejak menit pertama berlangsung dengan ketat. Kedua tim berjuang keras menciptakan peluang, tetapi hingga akhir regulasi waktu, skor tetap imbang 0-0. Pertandingan pun memasuki babak tambahan, dan itulah saat Uzbekistan berhasil mencetak gol yang seolah menjadi pukulan telak bagi timnas Indonesia.

Sherzod Esanov menjadi pahlawan Uzbekistan setelah berhasil menyambut tendangan sudut dengan kepala yang melesat masuk ke gawang Indonesia. Gol ini membuat pendukung Uzbekistan merayakan dengan gembira, sementara para pemain Indonesia berjuang keras untuk menyamakan kedudukan.

Namun, harapan Indonesia untuk membalikkan keadaan menjadi pupus ketika gol Ramadhan Sananta dianulir oleh wasit, yang menilai terjadi offside. Keputusan kontroversial ini membuat pelatih Indra Sjafri dan seluruh timnas Indonesia merasa kecewa.

“Kami sampai sekarang tidak tahu kenapa gol yang tadi dianulir wasit. Apakah memang offside? Tentu event sebesar ini perlu ada VAR ya untuk bisa menentukan itu offside atau tidak offside,” ujar Indra Sjafri dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Dia mengekspresikan keinginannya agar teknologi Video Assistant Referee (VAR) dapat digunakan dalam kompetisi Asian Games di masa depan untuk memastikan keputusan wasit yang lebih akurat.

Timnas U-24 Indonesia harus mengakhiri perjalanan mereka di Asian Games 2023 dengan kepala tegak meskipun harus menelan kekalahan 0-2 dari Uzbekistan di babak 16 besar. Meskipun bukan menjadi bagian dari agenda resmi FIFA, pelatih Indra Sjafri mengapresiasi klub-klub yang telah berkorban dengan memberikan para pemain mereka ke tim nasional.

Pertandingan berlangsung sangat ketat, dan kedua tim tampil dengan semangat tinggi untuk mencapai perempat final. Uzbekistan berhasil unggul 1-0 lewat gol Sherzod Esanov dalam situasi tendangan sudut di awal babak tambahan pertama, menggoyangkan gawang Indonesia.

Ketika peluang-peluang terbuka untuk Indonesia, harapan untuk membalikkan keadaan menjadi sirna ketika gol Ramadhan Sananta dianulir oleh wasit dengan alasan offside yang kontroversial. Hal ini menjadi momen penentu dalam pertandingan tersebut.

“Pertandingan ini berjalan sesuai dengan game plan yang kami lakukan, tetapi ada kesalahan, kesalahan kecil yang akhirnya berbuah kebobolan,” ucap Indra Sjafri dalam analisanya pasca-pertandingan.

Kendati demikian, pelatih Indra Sjafri tetap mengucapkan terima kasih kepada semua pemain atas perjuangan mereka dalam pertandingan yang berlangsung selama 90 menit ditambah perpanjangan waktu. Dia juga tidak lupa mengapresiasi klub-klub yang telah memberikan pemain-pemain terbaik mereka ke timnas U-24 Indonesia untuk mewakili negara dalam Asian Games ini.

“Walaupun ini bukan menjadi agenda resminya FIFA, tetapi klub berkorban dengan memberikan para pemainnya ke tim nasional. Sekali lagi terima kasih,” jelasnya dengan tulus.

Kekalahan 0-2 ini juga mengakhiri perjalanan Timnas U-24 Indonesia dalam Asian Games 2023. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Garuda Muda harus puas mencapai babak 16 besar tanpa melangkah lebih jauh.

“Pertandingan hari ini menjadi pertandingan terakhir timnas U-24 Indonesia. Terutama saya mengucapkan banyak terima kasih atas perjuangan para pemain di partai 2×45 menit mereka berjuang dan diakhiri dengan perpanjangan waktu,” tutur Indra Sjafri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan