
Riyadh – Absennya Cristiano Ronaldo dalam dua pertandingan beruntun bersama Al Nassr memunculkan tanda tanya besar soal hubungan sang megabintang dengan manajemen klub, terlebih di tengah ambisi tim untuk tetap bersaing di level tertinggi kompetisi domestik dan Asia.
Cristiano Ronaldo tidak masuk dalam daftar pemain, bahkan tidak terlihat di bangku cadangan, saat Al Nassr menghadapi Al Ittihad pada Sabtu (7/2) dini hari WIB. Situasi serupa juga terjadi pada laga sebelumnya melawan Al Riyadh. Meski tanpa kehadiran CR7, Al Nassr tetap meraih hasil maksimal dengan kemenangan 2-0 atas Al Ittihad dan 1-0 saat menghadapi Al Riyadh.
Mengutip laporan detik yang merujuk pada ESPN, ketidakhadiran Ronaldo bukan disebabkan oleh cedera. Pemain asal Portugal itu disebut sedang menunjukkan ketidakpuasan terhadap PIF selaku pemegang saham mayoritas Al Nassr. Public Investment Fund dinilai tidak cukup agresif mengucurkan dana pada bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Ronaldo menginginkan Al Nassr memiliki skuad yang lebih kompetitif. Di sisi lain, ia menilai PIF justru lebih memprioritaskan klub-klub rival seperti Al Hilal, Al Ahli, dan Al Ittihad dalam urusan belanja pemain. Al Hilal menjadi sorotan khusus setelah berhasil merekrut Karim Benzema.
Situasi ini terjadi di tengah kondisi fisik Ronaldo yang sebenarnya dinilai prima. Ia tetap mengikuti sesi latihan bersama tim. Bahkan, jelang laga melawan Al Ittihad, rekan-rekan setimnya sempat memberikan kejutan ulang tahun untuk Ronaldo yang genap berusia 41 tahun pada 5 Februari lalu.
Meski demikian, aksi mogok bermain tetap dilakukan. Dari informasi yang beredar, manajemen Al Nassr masih memilih bersikap tenang dan berharap Ronaldo bersedia kembali memperkuat tim dalam waktu dekat.
Kesabaran tersebut diuji karena Al Nassr akan menghadapi jadwal padat sepanjang Februari. Klub dijadwalkan menjalani empat pertandingan Saudi Pro League serta satu laga babak 16 besar AFC Champions League Two.
Situasi Ronaldo di Al Nassr juga terbilang kompleks. Selain berstatus pemain, ia diketahui memiliki saham klub sebesar 15 persen dan terikat kontrak sebagai brand ambassador Arab Saudi. Dengan kondisi itu, opsi pemutusan kontrak secara sepihak dinilai sulit dilakukan. Namun, peluang melepas Ronaldo pada bursa transfer musim panas tetap terbuka apabila ketegangan ini tak kunjung mereda.
Tinggalkan Balasan