Jay Idzes Menuju Garuda Nusantara: Proses Naturalisasi Terus Berlanjut
Jakarta, Alaku News – Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, mengumumkan perkembangan terbaru dalam proses naturalisasi Jay Idzes, pemain kelahiran Belanda yang saat ini bermain sebagai bek untuk Venezia di Serie B Liga Italia. PSSI terus memantau perkembangan proses naturalisasi ini dengan harapan Jay Idzes Menuju Garuda Nusantara.
Jay Idzes, yang lahir di Amsterdam pada tanggal 17 September 1997, telah menunjukkan performa cemerlang di level klub dengan Venezia. Pemain berusia 26 tahun itu telah menjadi bagian penting dari pertahanan solid Venezia dan menjadi sosok yang diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia.
Arya Sinulingga, Anggota Komite Eksekutif PSSI, mengungkapkan bahwa PSSI telah melakukan berbagai upaya untuk mempercepat proses naturalisasi Jay Idzes. Dia juga memberikan gambaran mengenai tahapan-tahapan yang telah dilalui dalam proses naturalisasi tersebut.
“Dalam upaya untuk mempercepat proses naturalisasi Jay Idzes, PSSI telah berkoordinasi erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah, untuk memastikan semua prosedur terpenuhi dengan baik,” kata Arya Sinulingga.
Ia juga menambahkan bahwa proses naturalisasi adalah proses yang berjalan sesuai dengan hukum dan regulasi yang berlaku di Indonesia. “Kami berusaha mematuhi semua aturan yang ada agar proses ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan hukum,” tambahnya.
Meskipun belum ada kepastian waktu Jay Idzes Menuju Garuda Nusantara, PSSI dan Jay Idzes berharap proses naturalisasi ini akan segera selesai, dan pemain tersebut dapat segera bergabung dengan Timnas Indonesia. Kehadiran Idzes di Timnas Indonesia diharapkan akan memberikan kekuatan tambahan pada tim nasional, terutama dalam upaya mencapai hasil yang lebih baik dalam kompetisi internasional.
Dalam upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada publik mengenai proses naturalisasi pemain asing yang ingin mewakili Timnas Indonesia, Anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Arya Sinulingga, menyoroti pentingnya kehadiran fisik pemain selama tahapan administrasi.
“Harus dilihat, banyak yang tidak mengerti proses naturalisasi. Naturalisasi membutuhkan kehadiran fisik pemain,” ujar Arya Sinulingga.
Menurut Arya Sinulingga, proses naturalisasi pemain asing yang ingin mewakili Timnas Indonesia melibatkan sejumlah tahapan administratif yang memerlukan kehadiran fisik pemain di Indonesia. Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua prosedur dan ketentuan hukum terpenuhi dengan baik.
“Jadi ketika ada proses administrasi, pemain harus datang ke Indonesia. Kehadiran mereka biasanya terkait dengan FIFA Matchday, saat klubnya sedang tidak bermain, sehingga pemain dapat ke Indonesia,” katanya menambahkan.
Dengan kehadiran fisik pemain di Indonesia selama proses administratif, PSSI dapat memastikan bahwa semua dokumen dan prosedur yang diperlukan dapat diproses dengan lancar. Hal ini juga memungkinkan pemain untuk berinteraksi dengan staf administratif PSSI dan memahami lebih baik tentang tata cara yang harus diikuti.
Arya Sinulingga menjelaskan bahwa PSSI selalu berusaha untuk mematuhi semua aturan dan regulasi yang berlaku dalam proses naturalisasi pemain. Kejelasan dan ketertiban dalam tahapan administratif ini sangat penting untuk memastikan bahwa pemain dapat mewakili Timnas Indonesia dengan legalitas yang sah.
Menurut Arya Sinulingga, proses naturalisasi Jay Idzes telah mencapai tahap pemeriksaan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) setelah diteruskan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Selanjutnya, proses naturalisasi akan ditinjau oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg).
“Ketika ada FIFA Matchday, itu proses naturalisasinya jalan. Administrasi sekarang, kemarin sudah beres dari Kedubesnya, Belanda,” ucap Arya Sinulingga.
Dia menjelaskan bahwa setelah melalui proses di Kemensesneg, naturalisasi Jay Idzes akan diproses oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dan kemudian harus mendapatkan persetujuan dari Presiden sebelum diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres). Setelah mendapatkan Keppres, Jay Idzes baru akan dapat mengambil sumpah kewarganegaraan Indonesia.
Jay Idzes, yang memiliki darah Indonesia dari kakek dan neneknya, datang ke Indonesia selama periode FIFA Matchday 4-12 September 2023. Selama kunjungannya, Jay Idzes bertemu dengan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, untuk membahas perkembangan proses naturalisasi dan langkah selanjutnya.
Arya Sinulingga, Anggota Komite Eksekutif PSSI, menjelaskan tahapan proses naturalisasi Jay Idzes. Menurutnya, setelah mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), proses naturalisasi Jay Idzes masuk ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
“Kemudian dari rekomendasi Kemenpora, sekarang masuk ke Kemenkumham. Mudah-mudahan habis ini urusan kewarganegaraan. Setelah itu masuk ke Kemensesneg,” ujar Arya Sinulingga.
Proses naturalisasi selanjutnya akan memasuki tahap pengajuan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang terdiri dari Komisi III dan X. Arya Sinulingga menyebut bahwa sidang dengan DPR bisa dilakukan secara online, dan jadwal sidang akan disesuaikan dengan agenda paripurna DPR.
“Setelah itu baru masuk ke Presiden, keluarlah Keputusan Presiden (Keppres), baru Jay Idzes dapat mengambil sumpah kewarganegaraan Indonesia,” tambah Arya Sinulingga.






