1 Jun 2025 07:53 - 2 menit membaca

Jalankan Program Presiden RI, Pemdes Bandung Jaya Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan

Bagikan

Kepahiang – Pemerintah Desa Bandung Jaya, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, resmi melaksanakan penanaman jagung sebagai bagian dari program nasional “1 Desa 1 Hektar Jagung” yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto.

Program ini juga digalakkan secara regional oleh Kapolda Bengkulu, sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Tanam Jagung Serentak 1 Juta Hektar. Tujuannya jelas: memperkuat ketahanan pangan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh pelosok negeri.

Kegiatan penanaman jagung dilaksanakan pada 30 Mei 2025, dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bandung Jaya, Suwandi, bersama unsur Forkopimcam seperti Babinsa, PLH Kapolsek Kabawetan IPDA H. Pasaribu, pendamping desa, Camat Kabawetan, Ketua BUMDes, Tenaga Ahli Kabupaten, serta masyarakat sekitar.

Alaku

Dalam sambutannya, Kades Suwandi menegaskan bahwa kegiatan ini dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025, dan dikelola oleh BUMDes bekerja sama dengan warga desa. “Ketahanan pangan melalui penanaman jagung ini sepenuhnya kami kelola bersama BUMDes, melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap program nasional yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dua Tujuan Utama Program:

1. Meningkatkan Produksi Jagung Nasional: Program ini menargetkan seluruh desa untuk menanam minimal satu hektar jagung sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mencukupi kebutuhan pangan nasional.

2. Meningkatkan Kesejahteraan Petani: Dengan meningkatnya produksi, diharapkan pendapatan petani juga akan meningkat. Selain dampak ekonomi, program ini juga mendorong sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Partisipasi aktif jajaran kepolisian dalam program ini menegaskan komitmen mereka terhadap kesejahteraan rakyat, tidak hanya melalui keamanan, tetapi juga lewat ketahanan pangan.

Dengan kolaborasi erat antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat, Provinsi Bengkulu diharapkan dapat tumbuh sebagai salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *