Bengkulu – Pemerintah daerah memastikan agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi tidak berhenti pada kegiatan simbolik, melainkan menjadi sarana menghadirkan layanan publik dan bantuan nyata ke masyarakat di seluruh wilayah. Komitmen itu ditegaskan dalam rapat pematangan terakhir yang digelar di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (18/2), dengan melibatkan seluruh perangkat daerah terkait.
Rapat tersebut dipimpin oleh Herwan Antoni yang mewakili Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam arahannya, ia meminta setiap organisasi perangkat daerah memastikan kesiapan teknis, administrasi, hingga substansi bantuan sebelum Safari Ramadan dimulai agar pelaksanaannya berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Safari Ramadan ini adalah kesempatan kita hadir langsung di tengah masyarakat. Seluruh OPD harus siap, baik dari sisi kegiatan, bantuan, maupun koordinasi di lapangan,” tegasnya.
Pada malam pertama Ramadan, Pemprov Bengkulu dijadwalkan melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Baitul Izzah Provinsi Bengkulu. Kegiatan ibadah tersebut akan disertai layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta donor darah yang melibatkan Palang Merah Indonesia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu.
Selain agenda awal Ramadan, rapat juga merinci rangkaian Safari Ramadan di kabupaten dan kota. Program yang disiapkan meliputi pasar murah, penyaluran bantuan sosial, pemberian alat bantu disabilitas, santunan, distribusi Al-Qur’an, hingga dukungan pendanaan dan program dari Badan Amil Zakat Nasional bersama OPD teknis lainnya.
Herwan Antoni mengingatkan bahwa jadwal Safari Ramadan bersifat fleksibel mengikuti agenda pimpinan daerah. Seluruh OPD diminta tetap siaga apabila terjadi perubahan waktu atau lokasi kunjungan, agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Melalui finalisasi ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan Safari Ramadan 1447 Hijriah berjalan tertib, terkoordinasi, dan memberikan dampak langsung bagi warga Bengkulu di berbagai daerah.





