Herwan Antoni Resmi Jadi Sekda Provinsi Bengkulu, Ini Rekam Jejak Lengkapnya

Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu resmi memiliki sekretaris daerah definitif setelah Dr. H. Herwan Antoni, SKM, M.Kes, M.Si dilantik sebagai Sekda Provinsi Bengkulu, Kamis pagi (19/2/2026). Pelantikan ini menandai puncak perjalanan panjang birokrasi Herwan yang telah mengabdi sejak akhir 1990-an di berbagai posisi strategis pemerintahan.
Herwan Antoni lahir di Desa Tunas Harapan, Curup, Kabupaten Rejang Lebong, pada 8 Oktober 1973. Ia tercatat sebagai aparatur sipil negara dengan pangkat Pembina Utama Madya (IV/d) dan terhitung mulai tanggal CPNS pada 1 Februari 1997. Sebelum dipercaya sebagai sekda definitif, Herwan terakhir mengemban amanah sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu.
Karier kepangkatannya dimulai dari golongan II/b dan terus meningkat hingga mencapai golongan IV/d pada Oktober 2022. Kenaikan pangkat tersebut sejalan dengan perjalanan jabatan yang pernah ia emban, mulai dari posisi teknis di Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, sekretaris dan pelaksana tugas kepala dinas, hingga menduduki jabatan kepala dinas kesehatan di tingkat kota dan provinsi.
Dalam lintasan kariernya, Herwan juga pernah dipercaya sebagai Penjabat Sementara Bupati Lebong pada 2020 dan Penjabat Sementara Bupati Rejang Lebong pada 2024. Ia pun sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. M. Yunus Provinsi Bengkulu serta Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu sebelum akhirnya ditetapkan sebagai sekda definitif.
Dari sisi akademik, Herwan memiliki latar belakang pendidikan yang lengkap dan berjenjang. Ia merupakan lulusan DIII Gizi Akademi Gizi Depkes Palembang, sarjana kesehatan masyarakat dari Universitas Indonesia, magister kesehatan masyarakat Universitas Gadjah Mada, magister pemerintahan daerah STIAMI Jakarta, serta meraih gelar doktor manajemen sumber daya manusia dari Universitas Bengkulu.
Selain pendidikan formal, Herwan aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan nasional maupun internasional, termasuk Lemhannas RI, diklat kepemimpinan tingkat II dan IV, hingga pelatihan kebencanaan dan respons kemanusiaan. Pengalaman tersebut menguatkan kapasitasnya dalam tata kelola pemerintahan, kesehatan masyarakat, dan manajemen krisis.
Deretan prestasi juga tercatat dalam perjalanan kariernya, di antaranya penerima Satyalencana Karya Satya dari Presiden RI, BPJS Awards tingkat nasional, hingga keterlibatan dalam pemecahan rekor MURI pada program kesehatan dan gerakan nasional. Ia juga aktif menulis buku, makalah, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan kesehatan, kebencanaan, kepemimpinan, serta pembangunan daerah.
Di luar tugas birokrasi, Herwan Antoni terlibat dalam berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan, mulai dari PMI, KAHMI, Dewan Masjid Indonesia, hingga organisasi kepemudaan dan olahraga di Provinsi Bengkulu. Dengan rekam jejak tersebut, pelantikan Herwan sebagai Sekda Provinsi Bengkulu diharapkan memperkuat kinerja pemerintahan daerah serta mendorong efektivitas pelayanan publik di tingkat provinsi.






