“Tim humas sudah ketemu orangnya, memang 1,5 tahun bersih-bersih rumah, barang-barang yang tidak dipakai dijual ke tukang rosok. Ternyata ijazahnya ikut kebuang ke tempat rosok,” ungkap Sugiyarto.
Pemilik ijazah baru menyadari kehilangan dokumen penting tersebut setelah berita ini viral. Setelah dikabari oleh tetangganya, ia memastikan bahwa ijazah yang ditemukan memang miliknya.
“Setelah viral dikabari tetangga bahwa ijazahnya nggak ada. Berarti benar ijazah dia. Dan itu ijazah asli bukan fotokopi, kalau dulu memang namanya surat tanda tamat belajar bukan ijazah,” jelasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan dokumen penting agar tidak berakhir di tempat yang tidak semestinya.














