
Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu meresmikan pembangunan gazebo gratis Pantai Panjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata sekaligus mengantisipasi munculnya praktik sewa tempat yang dinilai memberatkan pengunjung.
Sebanyak 10 unit gazebo gratis Pantai Panjang diresmikan oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono dan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Bengkulu Syamsu Ihwan pada Selasa (10/3/2026).
Fasilitas publik tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Bengkulu, Polda Bengkulu, dan DPD REI Bengkulu. Gazebo yang berada di kawasan pesisir itu diperuntukkan bagi masyarakat agar dapat menikmati suasana pantai tanpa dikenakan biaya sewa.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyatakan pembangunan fasilitas tersebut menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan sektor swasta dalam menata kawasan wisata.
Ia menjelaskan keberadaan gazebo gratis Pantai Panjang diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk beristirahat dan menikmati keindahan pantai tanpa harus terbebani biaya tambahan.
“Penataan kota tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada gotong royong. Tahap pertama kita bangun 10 unit melalui dukungan REI, dan ke depan jumlahnya akan terus kita tambah agar Pantai Panjang semakin tertata rapi dan nyaman,” ujar Dedy di sela kegiatan yang juga dirangkaikan dengan pembagian takjil Ramadan.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menyatakan kepolisian turut berkomitmen menjaga kawasan tersebut dari praktik pungutan liar.
Ia menginstruksikan pemasangan kamera pengawas serta papan informasi di setiap gazebo gratis Pantai Panjang guna memastikan fasilitas tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat secara cuma-cuma.
Jika ditemukan adanya pungutan terhadap pengunjung, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan kepolisian 110.
Penataan fasilitas publik ini juga menjadi bagian dari langkah antisipasi setelah sempat muncul polemik terkait aktivitas pedagang di kawasan wisata Pantai Panjang yang viral di media sosial pada akhir 2025.
Halaman : 1 2
Tinggalkan Balasan