Garbarata Tiba di Bandara Fatmawati, Janji Helmi Hasan Mulai Direalisasikan

Bengkulu – Kehadiran garbarata di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu mulai menjadi kenyataan setelah fasilitas modern tersebut tiba pada Kamis malam (7/5/2026), menandai progres pengembangan bandara menuju layanan yang lebih modern.
Kedatangan garbarata itu sekaligus menjadi bagian dari realisasi komitmen Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang sebelumnya menjanjikan pembangunan fasilitas tersebut untuk meningkatkan pelayanan penerbangan di Bengkulu.
“Insya Allah minta doanya tahun ini Bandara Fatmawati Soekarno, yang merupakan bandara kebanggaan masyarakat Bumi Merah Putih, akan hadir garbarata,” ujar Helmi Hasan saat menyampaikan komitmennya pada 2025 lalu.
Garbarata merupakan fasilitas penghubung langsung antara ruang tunggu penumpang dengan pintu pesawat yang selama ini belum dimiliki Bandara Fatmawati Soekarno.
Kehadiran fasilitas itu diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan penumpang sekaligus memperkuat citra Bandara Fatmawati sebagai gerbang transportasi udara Bengkulu yang lebih modern.
General Manager Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Muhamad Haekal, mengatakan garbarata tersebut menjadi bagian dari proyek pembangunan terminal baru yang saat ini masih berlangsung.
Menurutnya, pengembangan terminal dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan penerbangan di Bengkulu.
“Pendampingan dilakukan supaya pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan,” ujar Haekal, Sabtu (9/5/2026), terkait pendampingan proyek oleh Kejaksaan Tinggi Bengkulu.
Ia menjelaskan, meski proyek terminal baru berada di bawah kendali Angkasa Pura pusat, pihak bandara menargetkan fasilitas tersebut mulai dapat difungsikan pada akhir kuartal ketiga atau awal kuartal keempat tahun ini.
Selain pembangunan terminal dan garbarata, kawasan Bandara Fatmawati Soekarno juga tengah dilakukan pemindahan menara pengatur lalu lintas penerbangan oleh AirNav Indonesia.
Pengembangan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan penerbangan sekaligus mendukung cita-cita menjadikan Bandara Fatmawati Soekarno memiliki standar layanan bertaraf internasional.






