Seluma – Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Seluma meraih satu medali emas dan dua perak dalam ajang Himpala Bahtera Buana Wall Climbing Competition di Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI), Palembang, Sumatera Selatan, pada 22–25 Oktober 2026. Prestasi tersebut diraih di tengah persaingan 39 atlet dari 20 organisasi panjat alam (OPA) se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Medali emas dipersembahkan Rangga Ade Saputra yang menempati posisi pertama kategori putra pada nomor TOP. Keberhasilan itu menjadi capaian tertinggi kontingen FPTI Seluma dalam kompetisi panjat tebing tingkat regional tersebut.
Dua medali perak diraih Sinyo Andranoto dan Delita Sapitri. Sinyo finis di posisi kedua kategori putra pada nomor 35, sedangkan Delita menempati peringkat kedua kategori putri pada nomor 38.
Ketiga atlet tersebut mampu melewati persaingan sejak babak kualifikasi hingga mencapai final dan mengamankan tempat di podium. Hasil ini menunjukkan kemampuan atlet Seluma dalam bersaing dengan peserta dari berbagai organisasi panjat alam di wilayah Sumbagsel.
Ketua FPTI Kabupaten Seluma, Binanto, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para atlet. Ia menilai hasil tersebut tidak terlepas dari semangat, kerja keras, dan perjuangan atlet selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, raihan tiga medali itu menjadi kebanggaan bagi organisasi sekaligus masyarakat Kabupaten Seluma. Para atlet dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik dan mampu bersaing hingga meraih podium di tingkat regional.
Capaian tersebut juga diharapkan menjadi dorongan bagi FPTI Seluma untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan latihan yang konsisten dan peningkatan kemampuan, atlet daerah diharapkan dapat meraih hasil lebih baik pada kejuaraan berikutnya.
Keberhasilan Rangga, Sinyo, dan Delita sekaligus menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di Kabupaten Seluma agar terus mengasah keterampilan dan berani mengikuti kompetisi dengan tingkat persaingan lebih tinggi.
Raihan satu medali emas dan dua perak di Palembang menjadi catatan positif bagi perkembangan olahraga panjat tebing Seluma. Prestasi ini diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan atlet daerah yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.








