Lebong – Lebong memanas. Gelombang protes kian tak terbendung dan mencapai puncaknya pada Selasa 7 Oktober 2025, ketika Forum Barisan Lebong Bersatu (FBLB) mengumumkan aksi damai besar-besaran di depan Kantor Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong.
Dipimpin Siska Antoni alias Cikak, FBLB datang dengan misi menuntut transparansi informasi publik dan membongkar dugaan tindakan melawan hukum yang disebut-sebut terjadi di tubuh Disperkan.
“Kami tidak akan mundur selangkah pun hingga tabir kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan,” tegas Cikak dalam pernyataannya, Sabtu (4/10/25).
Aksi yang dijadwalkan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini telah diberitahukan secara resmi melalui surat bernomor 002/FBLB/X/2025 yang ditujukan kepada Bupati Lebong, DPRD, Kapolres, dan Kesbangpol. Surat tersebut menekankan kegelisahan publik atas minimnya keterbukaan informasi serta dugaan pelanggaran hukum di instansi tersebut.
Meski jumlah massa diperkirakan hanya sekitar 20 orang, FBLB menegaskan kekuatan mereka terletak pada tekad dan soliditas, bukan kuantitas. Dengan perlengkapan sederhana seperti megaphone dan tali rafia, mereka siap menggemakan aspirasi yang selama ini terpendam.















