Duka Rakyat untuk Affan, PAN Provinsi Bengkulu Ajak Doa Bersama di HUT ke-27

Bengkulu – Peristiwa meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa di Jakarta pada Kamis (28/8/25), menyisakan luka mendalam bagi masyarakat Indonesia.
Affan tewas setelah terlindas kendaraan taktis milik Brimob saat massa demonstrasi memadati kawasan sekitar gedung DPR/MPR. Insiden ini memicu keprihatinan publik sekaligus sorotan terhadap cara aparat dalam menangani aksi massa.
Gelombang simpati pun mengalir dari berbagai daerah, termasuk di Bengkulu. Pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Partai Amanat Nasional (PAN) hari ini, Sabtu (30/8/25), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Bengkulu mengajak seluruh peserta jalan sehat untuk bersama-sama mendoakan almarhum.
Sekretaris DPW PAN Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menegaskan bahwa tragedi ini bukan hanya duka keluarga, melainkan juga duka bangsa.
“Kita doakan saudara kita Affan mendapat tempat terbaik di sisi Allah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi ujian ini,” ucap Teuku yang memimpin doa di lokasi acara.
Peringatan ulang tahun partai berlambang matahari putih tersebut digelar sederhana. Rangkaian acara meliputi jalan sehat berhadiah serta pemotongan tumpeng hingga santunan, yang dihadiri pengurus DPW, kader dari kabupaten dan kota, serta masyarakat umum.
Meski tanpa kemeriahan besar, suasana HUT PAN kali ini sarat pesan kemanusiaan. Momentum peringatan tidak hanya menjadi ajang konsolidasi partai, tetapi juga wujud solidaritas terhadap musibah yang menyentuh hati rakyat. PAN Provinsi Bengkulu menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian harus terus menjadi nafas perjuangan politik di tengah masyarakat.






