Bengkulu – Setelah dua hari dilakukan pencarian, jasad Jf (30) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampung Kelawi, Kecamatan Teluk Segara, akhirnya ditemukan warga pada Jumat (12/9/25) pagi. Korban ditemukan tak bernyawa di aliran sungai, tepat di belakang Kantor Urusan Agama (KUA) Teluk Segara, sekitar pukul 07.30 WIB.
Sebelumnya, pada Rabu sore (10/9/2025), Jf bersama rekannya, RFS (30), dan tiga teman lainnya memancing di pinggir sungai. Tak lama kemudian, keduanya turun ke sungai untuk berenang sambil mencari lokan. Sekitar pukul 15.20 WIB, Jf sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya menghilang.
Warga yang ikut menolong saat itu hanya berhasil menemukan RFS dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sejak itu, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, kepolisian, dan warga setempat terus melakukan pencarian terhadap Jf dengan menggunakan perahu karet menyusuri sungai.
Kabar penemuan Jf datang pada Jumat pagi. Salah seorang saksi, HY (45), menerima informasi bahwa jasad korban terlihat mengapung di kawasan Sungai Kualo. Ia kemudian menghubungi pihak keluarga agar segera menuju lokasi.
Sekitar pukul 07.45 WIB, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU Kampung Kelawi. Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman keluarga korban yang harus menerima kenyataan pahit tersebut.
Dengan ditemukannya Jf, tragedi ini menambah catatan kasus tenggelam di wilayah perairan Bengkulu. Warga diimbau untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, terutama pada musim hujan dengan arus yang sulit diprediksi.





