Bengkulu – Dari baru beberapa hari setelah dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi sudah menunjukkan komitmennya untuk mempercantik kota. Bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Dedy bertekad untuk terus “bersolek”, bukan dalam arti merias diri, melainkan memperindah wajah Kota Bengkulu.
“Insya Allah Kota Bengkulu akan terus bersolek agar makin cantik aduhai dan mempesona,” tulis Dedy di akun Facebook pribadinya, Sabtu (29/3).
Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah normalisasi persimpangan untuk memperlancar lalu lintas dan mempercantik tata kota. Jalan-jalan yang sempit akan diperlebar, sementara tugu atau patung yang kurang simetris akan diperbaiki agar lebih estetik dan fungsional.
Salah satu proyek utama dalam program ini adalah hibah lahan yang diterima dari pengurus Masjid Taqwa Simpang Harapan (Bundaran Ahmad Rusli) di Kelurahan Jembatan Kecil. Lahan dan bangunan bekas masjid tersebut akan diratakan, dan jalan di persimpangan itu akan diperlebar guna memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara yang melintas ke Jalan P. Natadirja. Selain itu, area tersebut akan disulap menjadi taman kota yang dilengkapi dengan Video Tron, menambah kesan modern dan metropolitan, terutama pada malam hari.
Perubahan lainnya mencakup pemasangan lampu sorot di Bundaran Fatmawati (Simpang Lima) untuk menerangi patung Fatmawati, serta renovasi tugu tabot yang ada di beberapa persimpangan agar tetap terjaga keindahannya. Bahkan, Simpang Jam yang sebelumnya kehilangan fungsinya akan kembali dilengkapi dengan jam sebagai penunjuk waktu bagi masyarakat.
Dengan berbagai inisiatif ini, Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi bertekad menjadi kota yang lebih indah, tertata, dan nyaman bagi warganya.





