Dedy Wahyudi Putar Otak di Tengah Krisis Fiskal, Pembangunan Bengkulu Tetap Jalan Meski Anggaran Seret
Bengkulu – Di tengah tekanan fiskal nasional yang semakin ketat, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi membuktikan kualitas kepemimpinannya bukan dengan keluhan, melainkan dengan inovasi, Kamis (16/10/25).
Dedy menegaskan bahwa krisis keuangan bukan alasan untuk berhenti bekerja, melainkan momentum untuk menunjukkan kepemimpinan yang kreatif, kolaboratif, dan adaptif.
“Kondisi sekarang sedang tidak baik-baik saja, bukan hanya Kota Bengkulu tapi se-Indonesia,” ujar Dedy Wahyudi, menegaskan realitas fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Dedy menyadari bahwa saat anggaran menipis, ujian kepemimpinan justru dimulai. Ia menyebut, pemerintah kota tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan meskipun dengan keterbatasan dana. Fokus diarahkan pada sektor yang benar-benar mendesak dan dibutuhkan masyarakat.
“Saya mendengar masyarakat banyak mengeluhkan soal jalan, drainase, dan lampu jalan. Dengan kondisi dana yang terbatas, kita tetap bangun, tapi bertahap dan fokus pada yang paling mendesak,” jelasnya.




