Bengkulu Utara – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.AP, secara resmi membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepak Bola Usia 13 Tahun (U-13) Piala Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara yang diselenggarakan oleh Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Provinsi Bengkulu. Kejurda ini berlangsung di Lapangan Alun-Alun Rajo Malin Paduko, Minggu (20/7/2025).
Kegiatan yang diikuti oleh 11 tim dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus langkah konkret dalam mencetak pesepakbola unggul sejak usia dini. FOSSBI, sebagai penyelenggara, dikenal sebagai organisasi nasional yang fokus pada pembinaan sepak bola anak dan remaja, serta telah berhasil melahirkan bibit unggul yang berkiprah hingga tingkat profesional.
Dalam sambutannya, Bupati Arie menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Kejurda ini. Ia menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dalam mendukung prestasi generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
“Hari ini kita menjadi saksi bagaimana semangat anak-anak kita tumbuh melalui olahraga. Kejurda ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga langkah awal menuju panggung nasional. Tim yang juara akan langsung melaju ke tingkat nasional di Bogor. Untuk itu, saya minta semua pihak jangan lelah mendukung anak-anak kita. Mereka adalah harapan dan cerminan masa depan kita,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Arie berharap agar kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, memperkuat rasa kebersamaan, serta membuka ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan potensi dan bakat mereka.
“Menang dan kalah adalah hal biasa. Tapi semangat, disiplin, dan sikap sportif harus menjadi fondasi utama. InsyaAllah tahun depan kegiatan ini kita lanjutkan dengan lebih meriah, dan tidak hanya sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lainnya. Kita ingin kebangkitan olahraga di Bengkulu Utara,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Bengkulu Utara, Halmet Julianto, menyampaikan bahwa Kejurda ini diikuti oleh 11 tim dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu dan berlangsung selama dua hari. Tim juara pertama akan mewakili Bengkulu pada Kejurnas di Bogor, Agustus mendatang.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal pembinaan yang berkelanjutan. Kami berharap dukungan dari Pemerintah Daerah agar ke depan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin. Ini bukan sekadar turnamen, tetapi bagian dari pencarian dan pembinaan atlet usia dini,” ungkap Halmet.
Ketua Panitia Penyelenggara juga menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memotivasi anak-anak untuk berani bermimpi dan berjuang hingga tingkat nasional. Dengan semangat bersama, diharapkan Bengkulu Utara mampu mencetak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah, bahkan hingga tingkat internasional.
Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda, Kepala OPD, KONI, FOSSBI, serta para peserta.





