Bengkulu – Curah hujan yang turun pada Senin sore, 2 Februari 2026, memicu genangan air di kawasan Eks Terminal Pasar Panorama, tepatnya di area Batam Centre. Air meluap hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas warga, termasuk merendam sejumlah sepeda motor yang terparkir di lokasi tersebut.
Menanggapi kondisi itu, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu segera melakukan penanganan darurat di lapangan. Sekitar pukul 17.30 WIB, Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang memimpin langsung personel untuk menelusuri dan membersihkan saluran drainase yang tersumbat.
Proses pembersihan turut melibatkan warga sekitar yang secara sukarela bergotong royong membantu petugas. Dari hasil kegiatan tersebut, ditemukan tumpukan sampah dalam jumlah cukup banyak di aliran drainase yang menghambat laju air.
Sumbatan itulah yang kemudian menyebabkan air meluap ke jalan dan area parkir di sekitar Pasar Panorama. Kondisi tersebut dinilai menjadi pemicu utama terjadinya banjir mendadak setiap kali hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan itu.
Sahat menyayangkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran air. “Wajar saja terjadi banjir, kami menemukan banyak sekali sampah di aliran drainase sehingga membuat laju air tidak normal. Kami meminta untuk seluruh warga sekitar, baik pedagang maupun pengunjung, untuk tidak membuang sampah ke drainase dan bersama-sama menjaga kawasan ini agar bebas banjir,” tegasnya.
Setelah sampah berhasil diangkat dan saluran drainase kembali berfungsi normal, genangan air berangsur surut. Aktivitas warga dan pedagang di Pasar Panorama pun kembali berjalan lancar.





