Bengkulu – Perubahan signifikan dirasakan warga sejumlah kawasan permukiman setelah perbaikan infrastruktur jalan mulai merata. Jalan lingkungan yang sebelumnya rusak, berlubang, dan tergenang air kini berlapis aspal mulus, menghadirkan kenyamanan sekaligus meningkatkan mobilitas warga.
Salihun, warga RT 20 Perumahan Graha Mutiara Bumi Ayu, mengingat betul kondisi jalan di lingkungannya sebelum diperbaiki. Genangan air dan lubang kerap menyulitkan pengendara yang melintas. “Dulu sedih sekali. Jalannya becek, banyak lubang, sampai kendaraan pun malas masuk ke sini,” kenangnya saat berbincang dengan tim Kominfo Kota Bengkulu, Jumat (19/2/26).
Kini, tanah merah yang licin saat hujan telah berganti hamparan aspal hitam. Meski belum seluruh ruas tersentuh, perbaikan infrastruktur jalan tersebut dinilai membawa perubahan besar bagi warga. Aspal yang terpasang dianggap bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bukti perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat Kota Bengkulu.
Apresiasi serupa disampaikan Agus, warga Perumahan Villa Taman Surya 2, kawasan Lingkar Barat. Ia menilai program Jalan 1000 Mulus yang dijalankan Pemerintah Kota Bengkulu di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi dan Ronny PL Tobing telah memberi hasil nyata. “Di kompleks kami sekarang sudah full semua diaspal. Mantaplah pokoknya,” ujarnya.
Menurut Agus, salah satu faktor percepatan perbaikan infrastruktur jalan adalah pola komunikasi yang terbuka antara warga dan pemerintah. Ia menyebut respons cepat pemerintah melalui laporan warga menjadi kunci terselesaikannya titik-titik jalan yang sempat tertinggal. “Beliau (Walikota Dedy, red) sangat responsif. Kalau ada warga yang cepat me-WA atau memberi informasi, langsung ditanggapi. Kemarin sempat ada dua titik yang tertinggal, tapi karena respon cepat pemerintah, akhirnya sekarang sudah mulus semua sekeliling,” katanya.
Ia menilai program Jalan 1000 Mulus sejak 100 hari kerja hingga setahun kepemimpinan berjalan telah berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat, terutama peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan penataan lingkungan.
Bagi Salihun, jalan beraspal menjadi simbol harapan baru bagi permukiman warga. Ia berharap program Jalan 1000 Mulus terus berlanjut dan menjangkau seluruh kawasan hunian. “Kami sangat berterima kasih. Harapannya nanti program ini diteruskan lagi agar semua warga bisa merasakan kenyamanan yang sama,” ujarnya.
Seiring meningkatnya kenyamanan berlalu lintas di lingkungan permukiman, warga juga berharap pembangunan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi tetap menjadi prioritas utama demi mendukung aktivitas ekonomi dan kemajuan Kota Bengkulu secara berkelanjutan.





