Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Bahas Posisi Media dan Pemotongan Anggaran Iklan Pemerintah di Forum SPS
Kondisi Media di Bengkulu di Tengah Efisiensi Anggaran
Menanggapi pertanyaan moderator mengenai kondisi media di Kota Bengkulu di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Dedy menjelaskan bahwa meskipun media di Kota Bengkulu masih eksis, mereka harus menghadapi kenyataan bahwa masa kejayaan media telah mengalami penurunan. Dedy menyatakan bahwa kini siapa saja bisa menjadi wartawan dan mendirikan media sendiri, yang mempengaruhi ekosistem media secara keseluruhan.
“Alhamdulillah di Kota Bengkulu teman-teman media masih eksis, tapi memang harus diakui dan kita terima bahwa masa kejayaan media itu memang sudah mengalami fase penurunan,” ujarnya.
Pentingnya Kemitraan untuk Media
Dedy menekankan bahwa modal utama bagi media saat ini adalah kemitraan yang kuat antara pemerintah dan media. Dia mengajak rekan-rekan media untuk tetap semangat, beradaptasi, dan membangun kemitraan yang saling menguntungkan.
Forum diskusi ini juga dihadiri oleh sejumlah pembicara lainnya, di antaranya Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi & Digital, Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri, Komaruddin Hidayat, Ketua Dewan Pers, Khairul Hidayati, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, dan Suhendro Boroma, CEO Jawa Pos Jaringan Media Nusantara/Jawa Pos Group.





