Bengkulu – Wakil Gubernur Bengkulu Mian meminta generasi muda tidak pasif menghadapi perubahan zaman dan aktif membaca perkembangan bangsa. Pesan itu disampaikan Mian saat menerima audiensi kelompok “Rembuk Pemuda” di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2026), untuk mendorong anak muda lebih berani melahirkan gagasan dan mengambil peran dalam pembangunan.
Dalam pertemuan tersebut, Mian didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Nopri Walihan. Pembahasan diarahkan pada peran pemuda dalam mempersiapkan masa depan sekaligus ikut menggerakkan pembangunan daerah.
Mian menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan ke depan. Karena itu, anak muda diminta tidak hanya menunggu peluang, tetapi aktif mencari dan menciptakan kesempatan.
“Anak muda juga jangan sampai sering tidur. Harus lebih aktif melihat perkembangan bangsa saat ini,” ujar Mian.
Menurutnya, keaktifan tersebut perlu diwujudkan melalui kreativitas dan keberanian menciptakan terobosan. Salah satu bentuknya adalah membuka peluang serta lapangan pekerjaan yang dapat memberikan dampak terhadap perekonomian.
“Pemuda harus menciptakan terobosan seperti lapangan kerja yang dapat membangun bangsa dalam perekonomian,” katanya.
Mian mengatakan kemajuan bangsa pada masa mendatang juga akan ditentukan oleh kesiapan generasi mudanya. Karena itu, ia mendorong pemuda Bengkulu memperluas wawasan dan tidak menutup diri terhadap berbagai perkembangan yang terjadi.
“Majunya bangsa di masa depan juga ada di tangan kalian, pemuda-pemuda yang ada di sini,” tegasnya.
Ia berharap semangat dan gagasan yang disampaikan dalam forum Rembuk Pemuda tidak berhenti sebagai diskusi. Gagasan tersebut diharapkan dapat diwujudkan menjadi kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Mian juga mendorong pemuda untuk memiliki kepedulian terhadap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Dengan sikap aktif tersebut, generasi muda diharapkan dapat mengambil bagian lebih besar dalam pembangunan Provinsi Bengkulu.








