Alaku

Jakarta – Ketua DPD RI sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI), Sultan Baktiar Najamudin, resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Tenaga Pembangunan Sriwijaya (TP Sriwijaya) periode 2026–2031.

Sultan Baktiar Najamudin terpilih dalam Musyawarah Besar (Mubes) XIII TP Sriwijaya yang digelar di Jakarta pada akhir Juni 2026. Keterpilihannya disambut positif oleh berbagai elemen masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), termasuk keluarga besar KAMSRI.

Ketua Umum DPP KAMSRI, Aldhi Setyawan P., S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban Sultan Baktiar Najamudin. Menurutnya, kepemimpinan Sultan menjadi momentum penting untuk memperkuat peran TP Sriwijaya dalam mendorong pembangunan kawasan Sumbagsel.

“Keluarga besar KAMSRI mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Bapak Sultan Baktiar Najamudin sebagai Ketua Umum TP Sriwijaya periode 2026–2031. Ini merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Sumatera Bagian Selatan,” ujar Aldhi dalam keterangan tertulisnya.

Ia menilai pengalaman dan jaringan yang dimiliki Sultan Baktiar Najamudin di tingkat nasional menjadi modal penting dalam mendorong berbagai program pembangunan, baik di bidang sumber daya manusia, ekonomi, maupun kebudayaan.

Menurut Aldhi, semangat kejayaan Sriwijaya pada masa lalu dapat menjadi inspirasi dalam membangun kawasan Sumbagsel yang lebih maju, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional.

“Sejarah kebesaran Sriwijaya yang dikenal sebagai pusat perdagangan, diplomasi, dan kebudayaan perlu diterjemahkan menjadi semangat membangun kualitas sumber daya manusia, memperkuat perekonomian, serta melestarikan nilai-nilai budaya. Kami optimistis di bawah kepemimpinan beliau, kolaborasi lintas generasi dapat terus diperkuat,” katanya.

KAMSRI berharap kepengurusan TP Sriwijaya periode 2026–2031 mampu menghadirkan program-program strategis yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi kawasan Sumatera Bagian Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan pembangunan di Indonesia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan