Alaku

Bengkulu – Perombakan menyeluruh yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu terhadap Pasar Barukoto II mulai menunjukkan dampak nyata. Kawasan pasar yang sebelumnya identik dengan kesan kurang tertata dan minim kunjungan, kini bertransformasi menjadi ruang kuliner modern yang ramai dan diminati berbagai kalangan.

Wajah baru pasar tersebut tidak lepas dari kebijakan revitalisasi yang dijalankan di era kepemimpinan Dedy Wahyudi bersama Ronny PL Tobing. Penataan ulang area pasar menghadirkan suasana yang lebih nyaman, dinamis, dan sesuai dengan selera pengunjung masa kini.

Perubahan itu dirasakan langsung oleh pengunjung. Dewi, salah seorang warga yang datang ke Barukoto II, menilai suasana pasar kini jauh lebih menarik dibandingkan sebelumnya. “Dulu tempatnya kurang tertata, jadi orang kurang minat ke sini. Tapi setelah direnovasi, suasananya jadi ramai dan lebih menarik. Untuk anak Gen Z sekarang, ini masuk banget, cocok,” ujarnya, Jumat (19/2/26).

Kesan positif juga disampaikan Putri. Ia menyebut kehadiran beragam pilihan kuliner menjadi alasan utama pasar tersebut kini layak dijadikan tujuan berkumpul. “Mantap sih renovasinya. Tempatnya nyaman, harus coba ke sini, guys,” katanya.

Dari sisi pedagang, transformasi Barukoto II dipandang sebagai peluang untuk menggerakkan kembali roda ekonomi. Hamdani, salah satu pedagang, menilai perubahan pasar memberi harapan baru bagi pelaku usaha kecil di tengah tantangan ekonomi. “Kami siap mendukung program pemerintah asalkan tujuannya untuk kemajuan bersama dan tidak memberatkan pedagang kecil,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran pedagang dalam menjaga keberlanjutan pasar yang telah dibenahi. “Kita harus jaga kebersihan dan ketertiban. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Kita buktikan Pasar Barukoto layak dikunjungi,” tuturnya.

Kini, Barukoto II tidak lagi sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, melainkan berkembang sebagai ruang publik yang menghidupkan aktivitas ekonomi Kota Bengkulu dengan nuansa modern tanpa meninggalkan karakter pasar rakyat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan