
Jakarta – Rencana pembangunan bandara TNI AU Bengkulu menjadi pembahasan dalam pertemuan Wakil Gubernur Bengkulu Mian dengan Direktur Utama PTPN I Tedy Yunirman Danas di Kantor PTPN I, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas dukungan lahan untuk pembangunan fasilitas militer yang direncanakan berada di wilayah Sukaraja, Kabupaten Seluma. Pemerintah Provinsi Bengkulu menilai proyek bandara TNI AU Bengkulu penting dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah di daerah tersebut.
Mian hadir bersama Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni. Dalam pertemuan itu, ia menyampaikan hasil koordinasi Pemprov Bengkulu dengan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) Palembang mengenai rencana pembangunan landasan udara militer di Bengkulu.
Menurutnya, pemerintah provinsi telah menerima surat resmi dari Danlanud Palembang pada minggu kedua Februari. Surat tersebut memuat arahan Presiden terkait rencana pembangunan landasan udara TNI AU di 31 provinsi di Indonesia.
“Bengkulu menjadi salah satu provinsi yang direncanakan memiliki landasan udara TNI AU tersendiri sebagai bagian dari penguatan pertahanan wilayah,” ujar Mian.
Ia menjelaskan, lokasi bandara TNI AU Bengkulu direncanakan berada di kawasan Sukaraja yang posisinya berdekatan dengan Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Kawasan tersebut dinilai strategis untuk mendukung operasional penerbangan militer.
Namun, pembangunan fasilitas tersebut diperkirakan membutuhkan lahan hampir 100 hektare. Sebagian area yang dibutuhkan berada di kawasan perkebunan yang saat ini dikelola oleh PTPN I.
Untuk mendukung realisasi proyek itu, Mian mengusulkan agar pihak perusahaan dapat memberikan hibah lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas pertahanan negara.
Sementara itu, Direktur Utama PTPN I Tedy Yunirman Danas menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu serta unsur Forkopimda terhadap keberadaan dan pengelolaan wilayah perkebunan PTPN I di Bengkulu. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan negara penting untuk mendukung pembangunan di daerah.
Tinggalkan Balasan