Alaku

Ratusan Pemudik Tiba di Bengkulu Lewat Program Gratis Sultan dan KAMSRI

Ratusan pemudik tiba di Bengkulu pada Minggu (15/3/2026) malam melalui program mudik gratis yang diinisiasi Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin bersama Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI).(foto:okta)

Bengkulu – Ratusan pemudik tiba di Bengkulu pada Minggu (15/3/2026) malam melalui program mudik gratis yang diinisiasi Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin bersama Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (KAMSRI). Program ini mendapat sambutan positif dari para perantau asal Bengkulu yang kesulitan mendapatkan tiket dan terbebani biaya perjalanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kedatangan para pemudik disambut di Sekretariat DPD RI Perwakilan Bengkulu setelah menempuh perjalanan dari Jakarta. Program ini dinilai menjadi solusi nyata di tengah tingginya permintaan transportasi menjelang Lebaran, terutama bagi mahasiswa dan masyarakat umum yang merantau di Pulau Jawa.

Salah satu peserta, Juna, mengaku sangat terbantu dengan fasilitas mudik gratis tersebut. Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung itu menyebut tanpa program ini dirinya kemungkinan besar tidak bisa pulang ke kampung halaman tahun ini.

“Program ini sangat luar biasa. Saya berharap ke depan bisa terus berlanjut karena sangat membantu kami para perantau,” kata Juna saat tiba di Bengkulu, Minggu malam.

Warga asal Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara, itu menuturkan bahwa persoalan biaya dan sulitnya memperoleh tiket menjadi kendala utama bagi dirinya untuk mudik. Kondisi serupa, kata dia, juga dirasakan banyak perantau lain yang ingin pulang merayakan Lebaran bersama keluarga.

Program mudik gratis ini disebut merupakan respons atas tingginya kebutuhan transportasi masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Pengurus KAMSRI Muhammad Akmal Hidayatullah mengatakan, melalui kolaborasi bersama Ketua DPD RI, sekitar 500 pemudik berhasil difasilitasi untuk pulang ke daerah masing-masing.

“Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, hingga Bengkulu,” ujar Akmal.

Dari jumlah tersebut, khusus pemudik dengan tujuan Bengkulu tercatat sekitar 140 orang. Akmal menegaskan, KAMSRI bersama Ketua DPD RI menargetkan program serupa bisa terus digelar pada tahun-tahun berikutnya agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kami menargetkan program ini bisa berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin melalui Kepala Biro Persidangan II DPD RI Dr Untung Putrajaya menjelaskan, program ini lahir dari keprihatinan atas sulitnya warga memperoleh tiket mudik, baik melalui jalur darat maupun udara. Situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil juga menjadi pertimbangan utama lahirnya program tersebut.

“Banyak warga yang tidak mendapatkan tiket, sementara kondisi ekonomi juga belum sepenuhnya stabil. Karena itu beliau berinisiatif memfasilitasi pemudik bekerja sama dengan KAMSRI,” kata Untung saat menerima pemudik di Sekretariat DPD RI Perwakilan Bengkulu.

Menurut Untung, peserta program tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa, tetapi juga masyarakat umum yang merantau di Pulau Jawa. Informasi mudik gratis ini disebarluaskan melalui media sosial agar bisa menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan bantuan transportasi menjelang Idul Fitri.

“Semoga para pemudik dapat berkumpul dengan keluarga dan merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.

Program mudik gratis yang membawa ratusan pemudik tiba di Bengkulu itu menjadi bukti tingginya kebutuhan fasilitas transportasi terjangkau menjelang Lebaran. Di tengah lonjakan harga dan keterbatasan tiket, inisiatif tersebut dinilai memberi manfaat langsung bagi para perantau yang ingin pulang kampung dengan aman dan lebih ringan secara biaya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan