Alaku

Kepala Desa Banjar Sari, Susanto, mengungkapkan bahwa desanya memiliki total 80 hektare lahan persawahan, dengan 60 hektare di antaranya telah diolah dan siap panen. “Kami punya tiga areal persawahan seluas 80 hektare, dan yang sudah diolah sekitar 60 hektare. Ke depan, kami akan maksimalkan agar bisa panen tiga kali setahun. Saat ini, kami baru panen dua kali,” jelas Susanto.

Program cetak sawah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Bengkulu serta meningkatkan kesejahteraan petani dan warga Enggano secara umum.

1 2

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan