Scroll untuk baca artikel
Alaku
Alaku
Alaku
Alaku
News

Baliho Anies AHY Bersandingan Mulai Bersebaran, Apakah Artinya?

×

Baliho Anies AHY Bersandingan Mulai Bersebaran, Apakah Artinya?

Sebarkan artikel ini
Anies AHY
Baliho Anies AHY Bersandingan Mulai Bersebaran, Apakah Artinya? - foto dok detik

Partai Demokrat telah memasang baliho dan billboard dengan gambar bacapres Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (Anies AHY) di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Namun, keberadaan baliho tersebut tidak secara langsung mengisyaratkan bahwa duet Anies AHY akan menjadi kenyataan.

“Baliho dan billboard seperti ini sudah mulai dipasang di berbagai titik di seluruh Indonesia, termasuk oleh bacaleg Partai Demokrat, terutama untuk bacaleg DPR RI. Bappilu DPP Partai Demokrat juga telah mengirimkan desain tersebut kepada seluruh Bacaleg DPR RI untuk dipasang di daerah pemilihan masing-masing,” ungkap Kamhar Lakumani, Deputi Bappilu Partai Demokrat, kepada wartawan pada Kamis (13/7/2023).

Kamhar menyatakan bahwa pemasangan baliho tersebut merupakan penegasan dukungan dari Partai Demokrat terhadap Anies sebagai calon presiden pada tahun 2024. Menurutnya, kedua figur tersebut sangat cocok dalam mewakili tagline Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yaitu ‘Perubahan dan Perbaikan’.

“Melalui pemasangan baliho ini, kami ingin menegaskan dukungan Partai Demokrat kepada Anies sebagai calon presiden pada tahun 2024. Kami percaya bahwa Anies dan AHY merupakan representasi yang sangat cocok untuk mengusung tagline Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), yaitu ‘Perubahan dan Perbaikan’,” ungkap Kamhar.

Kamhar menyampaikan bahwa pemasangan baliho dengan Anies dan AHY merupakan penegasan bahwa Partai Demokrat tetap konsisten dan setia bersama Koalisi Perubahan untuk Persatuan, dengan Anies sebagai calon presiden. Menurutnya, menyandingkan foto AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dengan Anies sebagai calon presiden adalah suatu keharusan, terutama karena keduanya merupakan figur yang mewakili aspirasi perubahan dan perbaikan.

“Ini adalah sebuah penegasan bahwa Partai Demokrat tetap istikomah dan konsisten bersama Koalisi Perubahan untuk Persatuan, dengan Mas Anies sebagai calon presidennya,” kata Kamhar. “Menyandingkan foto Mas AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dengan Mas Anies sebagai calon presiden adalah suatu keharusan, terutama karena keduanya merupakan representasi dari aspirasi perubahan dan perbaikan,” tambahnya.

Kamhar juga menyebut bahwa penempatan gambar AHY dan Anies di baliho tersebut merupakan harapan dari para kader untuk melihat mereka berduet dalam Pilpres 2024. Namun, ia menekankan bahwa keputusan terkait pasangan calon wakil presiden sepenuhnya bergantung pada Anies.

“Persandingan ini sejalan dengan aspirasi rakyat dan harapan kader. Tentu saja kita berharap agar duet ini bisa terwujud. Namun, keputusan tersebut sepenuhnya ada di tangan Mas Anies sebagai calon presiden, sesuai dengan kesepakatan dalam Piagam Kerjasama Tiga Partai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menganggap bahwa pemasangan baliho tersebut menandakan bahwa kontestasi pemilu semakin dekat. Ia tidak mempermasalahkan gambar Anies dan AHY disandingkan karena keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

“Pertama, wajar banyak baliho dan spanduk karena pemilu semakin dekat. Kedua, baik Mas Anies maupun Mas AHY memiliki banyak kelebihan. Wajar jika banyak yang menyukai,” kata Mardani pada Kamis (13/7).

Mardani juga menyampaikan harapan yang baik terkait pemasangan baliho dengan Anies dan AHY tersebut. Ia mendorong agar deklarasi pasangan calon wakil presiden Anies dilakukan segera.

“Ketiga, insyaAllah pasangan calon wakil presiden Mas Anies akan segera diumumkan. Harapan yang baik dan bagus. Yang penting, deklarasinya dilakukan dengan cepat,” ujarnya.

Mardani Ali Sera, Ketua DPP PKS, melihat pemasangan baliho dengan gambar Anies dan AHY sebagai indikator bahwa persaingan pemilu semakin dekat. Menurutnya, tidak ada masalah dengan gambar Anies dan AHY yang disandingkan dalam baliho tersebut karena keduanya memiliki kelebihan masing-masing.

Mardani berpendapat bahwa pemasangan baliho tersebut adalah fenomena yang biasa menjelang pemilu karena semakin mendekati waktu pemilihan. Ia melihat keberadaan baliho dengan gambar Anies dan AHY sebagai refleksi dari antusiasme masyarakat terhadap kedua tokoh tersebut. Mardani juga mengakui bahwa baik Anies Baswedan maupun Agus Harimurti Yudhoyono memiliki kualitas dan kelebihan yang menarik bagi banyak orang.

Dalam pandangannya, tidak ada alasan untuk mempermasalahkan pemasangan baliho tersebut. Ia meyakini bahwa gambar Anies dan AHY yang disandingkan mencerminkan popularitas dan dukungan yang tinggi dari masyarakat. Mardani berharap agar momentum ini dapat digunakan sebagai langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan persatuan dalam menghadapi kontestasi pemilu yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *