6 Mar 2026 19:19 - 3 menit membaca

Pengunjal BBM Bengkulu Diincar Polisi, Warga Diminta Lapor Call Center 110

Bagikan

Bengkulu – Pengunjal BBM Bengkulu menjadi perhatian serius aparat kepolisian menyusul munculnya antrean di sejumlah SPBU. Polresta Bengkulu meminta masyarakat dan pengelola SPBU aktif melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center 110 guna mencegah praktik penimbunan bahan bakar bersubsidi.

Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., mengatakan pengawasan terhadap pengunjal BBM Bengkulu akan diperkuat dengan sistem laporan cepat dari masyarakat. Menurutnya, partisipasi publik menjadi kunci untuk memutus rantai distribusi ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat luas.

“Jika ada indikasi mobil atau orang yang sama bolak-balik mengisi BBM, segera lapor ke nomor 110. Kami akan langsung terjunkan anggota untuk melakukan penindakan hukum di lokasi,” ujar Kombes Pol. Rahmad Hidayat.

Selain mengandalkan laporan warga, Polresta Bengkulu juga menyiagakan personel patroli di sejumlah SPBU untuk memastikan antrean berlangsung tertib sekaligus mengantisipasi oknum yang mencoba memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan BBM.

Alaku

Pelaku yang terbukti melakukan praktik penimbunan atau pengunjalan BBM dapat dijerat dengan sanksi pidana sesuai Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman hukuman penjara hingga enam tahun.

Sementara itu, Pemerintah Kota Bengkulu bersama jajaran Polresta Bengkulu juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) guna memastikan stabilitas pasokan BBM di wilayah tersebut.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memastikan ketersediaan bahan bakar masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Tadi kami lihat stok masih ada yang 11 ton, ada yang 8 ton. Kalaupun habis, pasokan baru akan langsung masuk. Jadi kami minta masyarakat jangan khawatir, apalagi sampai melakukan panic buying,” ujar Dedy Wahyudi di hadapan awak media.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah kota telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memantau aktivitas pengisian BBM yang mencurigakan, termasuk kendaraan yang berulang kali melakukan pengisian di SPBU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *