Pengerukan Alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Mandek, Dua Kapal Alami Insiden
Capt. Yudi Hernawan, Deputi Manajer Pemanduan SPJM Bengkulu sekaligus pandu yang bertugas saat membawa masuk SPOB Bahari Maju II, menegaskan akan segera melaporkan kondisi alur kepada Kepala KSOP Bengkulu. Ia menilai area depan pintu lentera merah yang semakin sempit dan dihantam alun kuat sangat membahayakan manuver kapal keluar-masuk pelabuhan.
Pemanduan Kapal Sementara Dihentikan
Sebagai langkah darurat, pemanduan kapal keluar-masuk alur untuk sementara dihentikan menunggu instruksi lebih lanjut dari Kepala KSOP Bengkulu. Kondisi ini membuat sejumlah pemilik kapal menunda operasional ke Pulau Baai, sehingga aktivitas pelabuhan menjadi sepi dan arus barang ikut tersendat. Situasi tersebut dikhawatirkan akan memperlambat denyut ekonomi Bengkulu yang sangat bergantung pada kelancaran distribusi logistik melalui pelabuhan ini.
Desakan Evaluasi dan Akselerasi
Sebelumnya, General Manager Pelindo menjanjikan kedalaman 4 meter pada tahap pertama pengerukan. Namun, realisasi masih di angka 2,9 meter. Pengguna jasa, pelaku usaha, hingga komunitas maritim mendesak evaluasi menyeluruh, termasuk transparansi progres pengerjaan, hambatan teknis, dan langkah korektif.




