Pemerintah Provinsi Bengkulu Dukung Pelestarian Hutan

Program ini dilaksanakan melalui skema hutan kemasyarakatan (HKm) dan kemitraan konservasi yang mencakup luas lahan sekitar 977,97 hektare. Tujuh kelompok perempuan ini tidak hanya berperan dalam menjaga keberlanjutan hutan, tetapi juga telah membentuk 14 kelompok usaha pangan olahan yang memanfaatkan hasil hutan bukan kayu (HHBK). Hasil HHBK yang dimanfaatkan mencakup nangka, alpukat, aren, bambu, durian, jengkol, dan pinang.
Langkah-langkah inovatif ini menciptakan dampak positif yang signifikan, di mana kelompok perempuan dan generasi muda telah menjadi agen perubahan dalam menjaga hutan Bengkulu dan, sekaligus, menghasilkan mata pencaharian yang berkelanjutan. Mereka tidak hanya menjadi penjaga lingkungan, tetapi juga penggerak ekonomi daerah, memberikan nilai ekonomi tambahan bagi hasil hutan dan produk olahan.
Penulis : Affif Dwi As’ari
Editor : Affif Dwi As’ari




