Pemerintah Daerah Bengkulu Utara Sambut Audiensi BPKP Terkait Pembangunan Pulau Enggano

Bengkulu Utara – Pemerintah Daerah Bengkulu Utara, dalam hal ini Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E, M.Ap, didampingi oleh Kepala Bappelitbangda Bengkulu Utara beserta jajaran, menyambut kedatangan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu untuk melakukan audiensi bersama Pemerintah Bengkulu Utara terkait perkembangan pembangunan di Pulau Enggano, pada Selasa (08/07/2025).
Dalam penyampaiannya, Bupati Arie mengungkapkan apresiasi kepada BPKP Provinsi Bengkulu yang telah terjun langsung untuk membantu pemerintah daerah dalam mengawal percepatan pembangunan di Pulau Enggano, yang saat ini mendapatkan perhatian serius dari berbagai jajaran kementerian. “Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi jajaran BPKP yang terjun langsung bersama kami untuk membantu mengawal upaya percepatan pembangunan di Pulau Enggano yang saat ini banyak mendapat perhatian dari jajaran kementerian,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Arie menyampaikan bahwa pemerintah daerah Bengkulu Utara kini memiliki tiga poin penting terkait pembangunan di Pulau Enggano, yaitu upaya peningkatan pelayanan kesehatan dengan menghidupkan kembali rumah sakit bergerak, program ketahanan pangan dengan mencetak sawah seluas 868 hektare, serta peningkatan frekuensi transportasi keluar masuk ke Pulau Enggano. “Saat ini ada tiga poin penting yang harus kita kawal: menghidupkan kembali rumah sakit bergerak, melanjutkan cetak sawah seluas 868 hektare, dan menambah frekuensi transportasi keluar masuk,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Bengkulu, Sugi Mulyo, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi kolaborator dalam mengawasi dan mengawal seluruh program pembangunan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah maupun kementerian terkait. “Kami selaku BPKP siap menjadi kolaborator untuk membantu mengawasi dan mengawal program, baik jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga semua program dari pemerintah daerah maupun kementerian bisa dilaksanakan dengan maksimal,” ucap Sugi.
Di akhir sesi audiensi, Bupati Arie menambahkan bahwa dengan adanya tiga fokus pembangunan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan di Pulau Enggano, terutama saat-saat darurat. Contohnya, dengan dihidupkannya kembali rumah sakit bergerak, masyarakat Pulau Enggano dapat mengakses layanan BPJS tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Kota Bengkulu, yang memakan waktu lama. Selain itu, diharapkan program-program lainnya dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Pulau Enggano.





