Pelajar SMAN di Bengkulu Tengah Tewas Tenggelam di Wisata Lubuk Batu Kambing

BENGKULU TENGAH – Seorang pelajar SMAN di Bengkulu Tengah, SB, meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata Lubuk Batu Kambing, Desa Padang Kedeper, Kecamatan Merigi Kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah, Minggu (5/7/2026). Korban diduga tenggelam setelah ban pelampung yang digunakannya terlepas dan hanyut di aliran sungai.
Pengelola objek wisata, Anggra, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, korban datang bersama dua rekannya dan sempat bermain di sungai. Saat berada di dalam air, korban menggunakan ban pelampung sebelum akhirnya ban tersebut terlepas.
“Ban pelampung korban hanyut sehingga diduga korban kehilangan pegangan dan tenggelam,” kata Anggra.
Mendengar teriakan minta tolong dari teman korban, petugas penyelamat yang berjaga di lokasi langsung melakukan penyelaman. Namun, upaya awal belum berhasil menemukan korban sehingga pengelola meminta bantuan warga yang memiliki kemampuan menyelam.
Pencarian kemudian melibatkan warga sekitar. Setelah beberapa saat, seorang warga dari desa tetangga berhasil menemukan korban di dasar sungai.
Korban dievakuasi dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah diperkirakan berada di dalam air selama sekitar 15 hingga 30 menit. Selanjutnya, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Daerah Sungai Lemau untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski telah mendapat pertolongan, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa tersebut menambah daftar kecelakaan di kawasan wisata perairan sekaligus menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan saat beraktivitas di sungai.






