Bengkulu – LSM Akar Global Inisiatif mendesak pemerintah segera mengembalikan status Hutan Lindung Bukit Sanggul di Kabupaten Seluma yang sebelumnya telah berubah menjadi hutan produksi. Desakan ini mencuat menyusul bencana besar yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Pengembalian status kawasan tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya bencana serupa di wilayah hutan Provinsi Bengkulu.
Direktur Akar Global Inisiatif Bengkulu, Erwin Basrin, SH, menegaskan bahwa banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera tidak bisa dipandang sebagai bencana alam biasa. Menurutnya, musibah tersebut menjadi bukti betapa rapuhnya kondisi ekologis di Pulau Sumatera.
Karena itu, Erwin mendesak pemerintah segera mengambil langkah untuk memulihkan fungsi hutan Bukit Sanggul. Ia mengingatkan bahwa kawasan tersebut dulunya berstatus Hutan Lindung sebelum kemudian berubah menjadi hutan produksi dan berproses menjadi wilayah izin penambangan emas.















