Bengkulu Tengah – Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan pusing usai menyantap makan siang dari program MBG, Kamis (23/4/2026). Para siswa tersebut langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.
Salah satu orang tua siswa, DL, mengaku kecewa setelah anaknya harus menjalani perawatan akibat insiden tersebut.
“Setelah makan siang dari MBG, anak saya merasa mual dan pusing. Bukan hanya anak saya, beberapa temannya juga mengalami hal yang sama, lalu dibawa ke klinik di daerah Kembang Seri,” ujar DL dengan nada cemas.
Ia berharap ada perhatian serius dari pihak terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang, mengingat program makan bergizi seharusnya memberikan manfaat bagi kesehatan siswa.
Sementara itu, Kepala SMPN 03 Bengkulu Tengah, Tirhta, membenarkan adanya siswa yang dilarikan ke klinik untuk mendapatkan penanganan.
Menurutnya, menu makan siang yang disajikan saat itu berupa ayam goreng, sayur wortel, dan buncis. Ia juga memastikan bahwa sebelum dibagikan kepada siswa, makanan telah terlebih dahulu dicek.
“Sebelum diberikan ke anak-anak, makanan dari SPPG kami cek. Saya sendiri yang pertama mencicipi untuk memastikan keamanan, dan saat dicicipi tidak ada persoalan,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut. Pihak sekolah memastikan seluruh siswa yang terdampak telah mendapatkan perawatan medis.





